Legislator Medan Desak Dinkes Pastikan Ketersediaan Vaksin di Puskesmas

PORTALSWARA.COM — Anggota Komisi 2 DPRD Medan, Dodi Robert Simangunsong, mendesak Dinkes Kesehatan Medan segera mengambil langkah guna memastikan ketersediaan vaksin demi kebutuhan kesehatan bayi.

“Kekosongan itu harus segera diisi, jangan sampai bayi terlambat mendapat vaksin yang bisa berdampak buruk. Kepala Dinkes Medan diharapkan mendukung penuh program Walikota Medan yang konsen terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Dodi, kemarin.

Menanggapi situasi ini, Dodi mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada bayi sebagai generasi penerus bangsa. Dia menekankan perlunya dukungan penuh dari Dinkes Medan untuk program-program kesehatan yang dicanangkan oleh Pemko Medan, terutama dalam hal pelayanan kesehatan untuk bayi.

Pernyataan Dodi di atas terkait dengan pelayanan imunisasi untuk bayi sehat di Posyandu dan Puskesmas Kota Medan terhambat akibat minimnya ketersediaan vaksin. Situasi ini menciptakan kekhawatiran akan kesehatan bayi di wilayah tersebut.

Pada Jumat (05/04/2025), seorang ibu bayi dari Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, NM, menyampaikan keluhannya saat mengikuti program imunisasi. Bayinya yang berusia 3 bulan tidak dapat menerima vaksin DPT-HB-Hib 1 karena kekosongan stok vaksin tersebut. Hal ini menimbulkan keprihatinan, mengingat pentingnya imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit pada bayi.

“Saat imunisasi bulan Maret lalu, vaksin DPT-HB-Hib 1 belum dapat dan dijanjikan bulan April ini memenuhi imunasi yang tertinggal. Ternyata bulan April ini vaksin ini belum juga dapat, sama halnya dengan vaksin DPT-HB-Hib 2,” sebut NM.

Martina, seorang petugas Posyandu di lingkungan tersebut, mengakui bahwa stok vaksin imunisasi kosong selama 2 bulan terakhir. Meskipun demikian, kegiatan imunisasi harus tetap dilaksanakan, menimbulkan dilema bagi petugas dan ketidaknyamanan bagi warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Zul Hasibuan, mengonfirmasi bahwa stok vaksin telah kosong selama dua bulan terakhir. Penyaluran vaksin dari Kemenkes melalui Dinkes Sumut menuju Dinkes Medan dilaporkan terhambat, memperparah situasi kekurangan vaksin.

Baca Juga :  Tak Hadir RDP DPRD Sumut, LBH Medan: Kodam I/BB, Paldam I/BB dan Polsek Medan Barat Lakukan Pembangkangan Terhadap Hukum

Ketidaktersediaan vaksin ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan bayi di Kota Medan. (psc)