Lepas Kloter 3, Ahmad Qosbi: Tetap Solid, Jaga Persatuan dan Kesatuan

PORTALSWARA.COM — Jamaah calon haji kelompok terbang (Kloter) 3 dilepas Ketua Panitia Penyelenggara Ibabdah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, H Ahmad Qosbi SAg MM, Senin (05/05/2025) pukul 01.00 WIB, dari Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan menuju Madinah.

Keberangkatan 353 jamaah calon haji tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti SH MKn, Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus yang juga sebagai jamaah calon haji regular bersama istri, Wakil Bupati Labura Syamsul Tanjung, Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Drs H Muhamamd Yunus MA dan Kabid PHU Kanwil Kemenagsu Dr H Zulkifli Sitorus MA.

Ahmad Qosbi berharap jamaah calon haji agar selalu memelihara persatuan dan kesatuan, kompak dan saling mengingatkan selama di tanah suci.

“Kloter 3 ini merupakan gabungan jamaah haji dari 11 kabupaten/kota, oleh karenanya jamaah haji jangan terlalu menonjolkan identitas daerah, namun harus bersatu membawa nama baik Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.

Menurut Ahmad Qosbi, jemah calon haji harus saling membantu dan bekerjasama, tidak hanya fokus menjalankan ibadah haji, tetapi juga harus memperhatikan hubungan dengan sesama manusia.

Ahmad Qosbi juga mengingatkan kepada petugas haji agar memberikan layanan terbaik kepada jamaah. Niatkan dalam hati untuk memberikan layanan tulus dan iklas melayani Tamu Allah. Petugas dan jamaah harus bekerjasama, berkolaborasi serta menjalin komunikasi yang baik.

Qosbi menyampaikan, saat di tanah suci jamaah haji diminta fokus melaksanakan ibadah, perbanyak zikir dan memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan agar selamat dunia dan akhirat.

“Selamat jalan Dhuyufurrahman, semoga selalu diberi kesehatan dan kembali ke tanah air memperoleh haji mabrur,” pungkasnya.

Jamaah haji Kloter 3 Embarkasi Medan berasal dari Labuhanbatu Utara, Deli Serdang, Kota Medan, Labuhanbatu, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, Asahan, Binjai, Padangsidimpuan dan Padanglawas. Satu jamaah haji tertunda berangkat ke tanah suci karena sakit atas nama Nur Zannah Hasibuan (78) asal Kabupaten Labuhanbatu Utara nomor manifes 106. (bees/psc)

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa 98: Masyarakat dan Mahasiswa Harus Hindari Tindakan Anarkhis dan Merusak