Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Menaker Pastikan UMP 2023 Naik

NaikPORTALSWARA.COM, Jakarta – Ada sinyal positif soal upah minimum provinsi (UMP) 2023 dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Akan ada kenaikan UMP, meski Ida masih merahasiakan besaran kenaikan tersebut.

“Ada beberapa (persen kenaikannya),” kata Ida dalam acara Festival Pelatihan Vokasi, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2022).

Kemenaker, menurut Ida, sedang mempertimbangkan aspirasi para buruh yang menuntut upah buruh 2023 naik. Apalagi setelah tak mengalami kenaikan hingga tiga tahun terakhir.

Ia menambahkan Kemenaker melalui Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos), Indah Anggoro Putri, telah menjalin komunikasi dengan kaum buruh, untuk memfinalkan besaran kenaikan upah minimum 2023.

“Saya sudah minta ke Bu Dirjen untuk mendengarkan aspirasi para buruh, sekarang dalam proses memfinalisasi pandangan dari aspirasi tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, kepastian soal kenaikan UMP buruh pada tahun depan juga sudah dipastikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Ia mengatakan, kenaikan UMP akan disesuaikan dengan inflasi. Menurutnya, besaran kenaikan akan sejalan dengan inflasi dan kondisi perekonomian yang kemungkinan terjadi di tahun depan. Selain itu, juga mempertimbangkan kondisi pelaku usaha.

“Pasti ada kenaikan dong, tapi persentasenya sesuai dengan inflasi. Karena keuangan negara juga, artinya pemerintah swasta dan lain-lain ini berdampak pada krisis yang sekarang gitu,” ujarnya dalam Pembukaan Festival Pelatihan Vokasi dan Job Fair Nasional, di JCC, Jumat (28/10/2022).

Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional, Adi Mahfudz Wuhadji, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (31/10/2022), menyebut pengumuman UMP 2023 akan dilakukan paling lambat 21 November 2022.

Menurutnya, pengumuman akan dilakukan langsung oleh Menaker Ida Fauziyah berdasarkan hasil koordinasi bersama pengusaha, buruh dan dewan pengupahan nasional.

Baca Juga :  Walikota Medan Ingatkan Perangkat Daerah Bekerja Maksimal

“UMP akan ditetapkan paling lambat 21 November untuk dilaksanakan mulai 1 Januari 2023. Ini diumumkan oleh Bu Menaker,” ujarnya.

Adi menuturkan Kemnaker sudah melakukan diskusi dengan dewan pengupahan dan nantinya perhitungan UMP 2023 akan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. (psc/sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *