Mengaku Diminta Rp500 Juta Buat Nyaleg, Wakil Ketua Demokrat Jabar Mundur

PORTALSWARA.COM — Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) Didin Supriadin mundur karena mengaku diminta Rp500 juta buat nyaleg. Uang yang diminta itu untuk nomor urut bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Jabar.

“Ketika penjaringan dan pendaftaran caleg provinsi dimulai, para bacaleg diminta kontribusi sebesar Rp32.500.000,” kata Didin, Selasa (09/05/2023).

Pada Rabu 12 April 2023, kata Didin, semua bacaleg diminta mengisi formulir pernyataan di Kantor DPD Partat Demokrat Jabar. Dalam formulir itu menurutnya ada poin soal kesiapan tambahan untuk dana saksi partai sebesar Rp100 juta.

Melansir detikNews, Rabu (10/05/2023), saat itu dia menyanggupi untuk membayar dana tersebut. Namun, pada Selasa 2 Mei 2023, Didin mengaku dihubungi bendahara partai diminta Rp500 juta. Uang itu, katanya, agar Didin bisa mendapat nomor urut 1 di dapil 15 Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

“Bendahara DPD tiba-tiba menghubungi saya dan mengirim nomor rekening, saat itu saya diminta memberikan kontribusi untuk dana saksi sebesar Rp500.000.000 yang informasi dari Ketua DPD saya akan diberikan nomor urut caleg di nomor urut 1 dapil Jabar 15 (Kota dan Kabupaten Tasikmalaya),” ungkap Didin.

“Karena kata Ibu Ratna Bendahara DPD, untuk di DPC seperti Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dll yang dapat nomor urut 1 bacaleg kabupaten/kota tersebut kontribusinya sebesar Rp300.000.000,” lanjutnya. (psc)

Baca Juga :  Heboh! Kabar 15 Menteri Jokowi Mundur, Sandiaga Buka Suara