PDIP Mencoba Impor Calon Gubernur Sumut dari Luar Daerah

PORTALSWARA.COM — DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara dikabarkan tengah mengamati kemungkinan impor calon gubernur dari luar daerah untuk bertarung dalam Pilkada Sumut.

Salah satu nama yang sedang digaungkan adalah Basuki Thaja Purnama atau Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta dan baru saja mengundurkan diri dari posisi Komisaris Utama PT Pertamina.

Meskipun Sumatera Utara memiliki kader lokal yang berprestasi, seperti Sofyan Tan yang baru saja terpilih kembali sebagai Anggota DPR RI Dapil Sumut I dengan perolehan suara mencengangkan, namun PDIP Sumut lebih tertarik impor calon gubernur, memajukan Ahok.

Keputusan ini menuai kritik dari sejumlah warga, yang menyoroti prestasi kader lokal seperti Sofyan Tan yang juga memiliki kemampuan dan dedikasi yang tinggi.

Selain Ahok, beberapa nama lain yang muncul di tengah persaingan jelang Pilkada 2024 adalah Rapidin Simbolon, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut yang pernah kalah dalam Pilkada Samosir dan Darma Wijaya, Bupati Serdangbedagai.

Menanggapi hal ini, pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menyatakan partai berencana untuk mengusung paket kader sendiri baik sebagai Gubernur Sumut maupun Wakil Gubernur.

Sutrisno juga menekankan pentingnya kerja sama politik dengan partai lain, terutama PKS, untuk memenangkan Pilkada Sumut.

Dia menjelaskan bahwa kerja sama antara PDIP dan PKS dianggap strategis dan kuat karena keduanya memiliki basis kader dan pendukung yang solid.

Sebagai gambaran politik Indonesia, Sumut selalu dibangun atas kerja sama antara kutub nasionalis dan kutub Islam, dan kerja sama antara PDIP dan PKS diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam memenangkan pemilihan gubernur.

“PDIP sebagai satu- satunya partai nasioanalis bekerjasama dengan PKS sebagai partai berbasis Islam yang kuat dan solid,” ujarnya, Selasa (26/03/2024).

Baca Juga :  PKS Akui Ada Lobi agar Tak Dukung Anies di Pilpres

Beberapa nama kader lain yang kemungkinan masuk dalam radar PDIP adalah Eriko Sotarduga Sitorus, Hendrar Prihadi, Paul Baja Siahaan, dan Sukur Nababan, yang semuanya memiliki potensi untuk dipasangkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Sumut mendatang. (psc)