PORTALSWARA.COM — Pembangunan pusat riset pangan, Fasilitas Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Pollung di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hampir rampung.
Fasilitas yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan berdiri di atas lahan seluas 15 hektare itu, akan digunakan sebagai pusat riset untuk menghasilkan bibit komoditi pangan unggul di Sumut.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR mendukung pengembangan dan pengelolaan food estate berkelanjutan, guna meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi Nasional dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Food Estate merupakan arahan Presiden Joko Widodo sebagai prioritas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui ketahanan pangan Nasional,” terangnya dalam keterangan resmi dikutip dari laman Kementerian PUPR, Selasa (21/03/2023).
Pembangunan TSTH2 di Humbang Hasundutan dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR telah dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2021 dan ditargetkan selesai pada 13 April 2023.
Melansir kompas.com, Rabu (22/03/2023), saat ini progres konstruksinya sudah 96% dengan capaian terbangunannya beberapa bangunan pada Tahap 1, meliputi Gedung Riset Pertanian, Gedung Riset Herbal I, 1 unit Smart Green House, 3 unit Screen House, Gedung Rumah Kontrol Pertanian.
Kemudian, 2 unit Gedung Mess Karyawan, Gedung Utilitas Riset, Gardu Listrik, Lab. IPA, Reservoir, Rumah Jaga, Infrastruktur Kawasan, Pagar Keliling, dan Sebagian Vegetasi pada Kawasan TSTH2. Anggaran untuk pembangunan TSTH2 Pollung bersumber dari APBN senilai Rp 90,44 miliar dengan Kontraktor Pelaksana PT Brantas Abipraya Persero dan Manajemen Konstruksi oleh PT Yodya Karya-Harawana KSO. (psc)






