Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Pertemuan Ketua KPU dan Ketum Ungkap Partai Ummat Tak Lolos

PORTALSWARA.COM — Pertemuan Ketua KPU Hasyim Ashari dan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi, mengungkap tidak lolosnya Partai Ummat sebagai peserta Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, perihal isi pembicaraan ‘A1’ sebelum pengumuman parpol-parpol yang resmi lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Menurut Amien, informasi ‘A1’ dimaksud berasal dari Ketua KPU Hasyim Asy’ari. Bahwa pertemuan Ketua KPU dan Ketum Ridho mengungkap itu.

“Kan begini, yang karenakan informasi A1 dan valid itu memang ada kontak atau komunikasi pada Selasa malam. Jadi saudara Hasyim Asy’ari Ketua KPU itu menyampaikan pesan supaya segera temu, ketum kita Pak Ridho bertemu empat mata di kantor KPU,” kata Amien Rais, dalam konferensi pers merespons keputusan KPU, Rabu (14/12/2022).

Disebutkannya, Amien Rais mendapat kabar isi pembicaraan dengan Hasyim itu guna memberitahu, parpolnya menjadi satu-satunya parpol yang tak lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

“Nah kemudian, waktu itu kita bersukacita, ‘Waduh ini kalau 4 mata mungkin good news’. Boleh aja kita lolos. Tapi kenyataannya dalam pembicaraan Hasyim Asy’ari itu, mohon maaf, minta maaf, bahwa nanti semua lolos, kecuali Partai Ummat,” ujarnya..

Ridho Rahmadi lalu menceritakan isi pembicaraan empat mata itu lebih detail. Ridho mengatakan mulanya Hasyim membicarakan hal teknis.

“Ya jadi betul itu kira-kira suasana di ruangan Pak Hasyim, kemudian kita berbicara sekitar mungkin setengah jam. Pembicaraan itu dapat informasi bahwa Partai Ummat satu-satunya partai yang tidak lolos. Pembicaraan awalnya agak teknis,” kata Ridho dalam kesempatan yang sama.

Ridho mengungkit soal Partai Ummat dinyatakan tidak memenuhi syarat di dua provinsi dari hasil rekapitulasi verifikasi KPU Provinsi, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara. Dia menuding ada tindakan diskriminatif di dua wilayah ini.

Baca Juga :  PDIP Ajak PKB Koalisi Dukung Ganjar Capres 2024

“Saya sampaikan juga bahwa di dua wilayah ini, Sulut dan NTT, memang ada tindakan-tindakan diskriminatif. Salah satunya ada DPD di daerah itu yang tidak menerima rekaman video, tentu kita tidak bisa mendapatkan SS yang kita harapkan dan lain sebagainya. Dan saya diberikan informasi tersebut, saya pastikan tentunya dengan berbagai macam bahasa, akhirnya saya paham ini memang tidak lolos,” kata Ridho.

“Adapun informasi Partai Ummat satu-satunya, itu yang saya tanya ‘Apakah Partai Ummat satu-satunya?’, dia mengatakan, ‘Kemungkinan iya’. Atas dasar itu kemudian kita follow up dengan video yang kita sampaikan tadi. Ya kira-kira begitulah tentang A1,” lanjutnya.

Melansir detik.com, Jumat (16/12/2022), upaya wartawan konfirmasi ke Ketua KPU Hasyim Asy’ari, perihal pertemuan dengan Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi sebelum pengumuman hasil rekapitulasi verifikasi faktual peserta Pemilu 2024, sayangnya belum direspons Hasyim.

KPU sebelumnya menetapkan 17 partai politik nasional yang memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2024. Tidak ada nama Partai Ummat dalam daftar tersebut.

Penetapan tersebut disampaikan KPU RI dalam pleno di kantor mereka, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022). Ada 17 partai politik nasional yang lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Pembacaan nama-nama parpol lolos peserta Pemilu 2024 diumumkan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari. Dari 17 partai politik nasional yang diumumkan, tidak ada nama Partai Ummat besutan Amien Rais. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *