Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Polda Sumut Periksa Komisioner KPU Medan Terkait OTT Anggota Bawaslu

PORTALSWARA.COM — Komisioner KPU Medan ikut diperiksa Polda Sumut terkait dengan OTT anggota Bawaslu.

Pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumut terhadap sejumlah komisioner KPU Medan terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) anggota Bawaslu Medan Azlansyah, beberapa waktu lalu.

“Ada juga dari KPU (diperiksa), Medan (KPU), komisioner. (Pemeriksaan) beberapa hari yang lalu,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (28/11/2023).

Hadi belum memerinci siapa saja komisioner KPU Kota Medan yang diperiksa itu. Namun, dia mengatakan para komisioner itu diperiksa sebagai saksi.

“Yang jelas untuk kepentingan penyidikan, penyidik memeriksa atau meminta keterangan pihak-pihak yang ada,” ujarnya.

Mantan Kapolres Biak Papua itu menyebut sejauh ini sudah ada 12 saksi yang diperiksa terkait OTT itu. Para saksi itu, di antaranya adalah korban, komisioner Bawaslu dan komisioner KPU.

“Proses lanjutan terhadap OTT yang dilakukan oleh tim saber pungli, bahwa proses penanganan sejauh ini terus berjalan, dilakukan oleh tim penyidik dari Polda Sumut. Sudah ada 12 orang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik dan tentu penyidik akan menuntaskan prosesnya secepat mungkin,” kata Hadi.

“(Yang diperiksa) pelapor, beberapa komisioner Bawaslu, KPU, dan saksi yang pada saat OTT itu terjadi juga dilakukan pemeriksaan,” sambungnya.

Untuk diketahui, Azlansyah terkena OTT di JW Marriott, Selasa (14/11/2023) malam. Dia ditangkap karena terlibat pemerasan seorang caleg.

Kasus ini dilaporkan oleh korban. Para pelaku melancarkan aksinya dengan mempersulit pengurusan kelengkapan administrasi persyaratan korban menjadi anggota DPRD Kota Medan. Saat OTT itu, petugas turut mengamankan uang Rp25 juta.

Baca Juga :  Kejati Sumut Periksa Puluhan Kepala Sekolah Terkait Dana Hibah Pemprovsu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *