PORTALSWARA.COM – Dari ribuan jamaah haji yang berangkat tahun ini melalui Embarkasi Medan, terdapat satu jamaah calon haji termuda yang berusia sekitar 18 tahun. Dia adalah Salwa Ar Royyan, seorang hafizah yang telah menghafal 17 juz Al Qur’an. Salwa berangkat menunaikan ibadah haji bersama ibu dan abangnya dalam Kloter 2 dari KBIH Al Mukhtar.
Salwa, jamaah calon haji termuda tidak hanya mencuri perhatian karena usianya yang masih muda, tetapi juga karena dedikasinya terhadap Al Qur’an.
Menurut keterangan ibunya, Rismayuni Subanji, Salwa telah terdaftar sebagai calon haji sejak 12 tahun lalu ketika ia masih di sekolah dasar. Kini, setelah lulus dari sekolah khusus Tahfiz Al Qur’an di An Ni’mah, Jalan Sei Mencirim Medan, Salwa akhirnya berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun 2024 ini.
“Kami berangkat bertiga, saya sebagai ibunya dan abangnya Rio Pratama,” ujar Rismayuni Subanji kepada sejumlah wartawan usai penerimaan jamaah di Aula Jabal Nur, Asrama Haji Medan, Senin (13/05/2024).
Ia menambahkan semua persiapan haji seperti manasik dan lainnya telah selesai dan dilaksanakan dengan baik. Keluarga ini merasa sangat senang dan gembira bisa menunaikan ibadah haji bersama-sama.
Rismayuni juga mengisahkan bagaimana Salwa yang merengek dan menangis minta ikut pergi haji.
“Kami manasik di KBIH Al Mukhtar Medan. Si Salwa ini merengek-rengek dan menangis minta ikut pergi haji maka saya daftarkan dia,” ujar Rismayuni, didampingi Rio dan Salwa, warga Jalan Setia Budi Pasar I Medan.
Salwa, yang bertekad kuat untuk terus menghafal Al Qur’an, mengungkapkan harapannya selama berada di Tanah Suci.
“Sebagai seorang Tahfiz, saya bercita-cita di Masjidil Haram akan berdoa agar bisa menjadi penghafal Al-Qur’an sepenuhnya dan bisa berbagi pada semua orang,” tutup Salwa dengan penuh harapan.
Mereka juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan haji tahun ini yang mereka rasakan sangat baik. “Alhamdulillah super, super mantap. Harapan kami sebagai jamaah calon haji, semoga pelayanan haji ke depan lebih baik lagi dan bisa memberikan manfaat yang besar bagi agama, nusa, dan bangsa,” tambah Rismayuni.
Dengan semangat dan dedikasi yang luar biasa, Salwa Ar Royyan menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mencapai mimpi besar, terutama dalam urusan ibadah. (psc)






