PORTALSWARA.COM — Grup musik The Virgin, yang terkenal karena keterkaitannya dengan Ahmad Dhani, mengalami dampak dari keterlibatan intens sang musisi dalam dunia politik. Ahmad Dhani, yang memainkan peran penting dalam pembentukan grup ini, membuat mereka dilarang tampil di beberapa tempat karena dianggap terkait erat dengan politikus kontroversial tersebut.
Pada sebuah wawancara, sebagaimana dilansir dari detikcom, Minggu (28/01/2024), Mitha, salah satu personel The Virgin, menyatakan bahwa pengaruh Ahmad Dhani begitu kuat sehingga tanpa kehadirannya, grup ini mungkin tidak akan ada. Namun, ketika Ahmad Dhani mulai fokus pada aktivitas politiknya pada tahun 2017, berbagai band yang diproduksinya, termasuk band ini, merasakan dampak negatif.
“Kita ngerasain banget dampaknya. Kita pernah kena juga cekal job nggak jadi manggung. Diomelin sama lawan politiknya, di bandara juga pernah (mendapat omelan). Kita sempat ngerasain,” jelas Mitha.
Pengaruh politik Ahmad Dhani membuat beberapa band yang terkait dengannya, mengalami penurunan pekerjaan dan bahkan dituduh bubar. Meski demikian, Mitha menegaskan bahwa mereka masih terikat kontrak dengan Ahmad Dhani melalui Republik Cinta Management (RCM) dan terus dilibatkan dalam proyek-proyek besar yang melibatkan sang musisi kontroversial.
“Cabut sih nggak ya (dari RCM), tapi kita kontraknya sama Mas Dhani kayak utang budi. Kalau Mas Dhani butuh ya kita ada gitu, akan ada terus. Nggak ada istilah The Virgin keluar atau Mas Dhani keluarin kita gitu nggak ada. Kita manajemen RCM, label Nagaswara. Kita masih diandilkan di projectnya Mas Dhani,” papar Mitha.
Meskipun beberapa tahun lalu mereka sempat beralih label dari Republik Cinta Management ke Nagaswara, The Virgin tetap mempertahankan keterlibatan mereka dalam proyek-proyek yang melibatkan Ahmad Dhani. (psc)






