Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Wanita di Tapteng Melahirkan Bayi di Teras Puskesmas

PORTALSWARA.COM — Seorang wanita di Tapteng melahirkan bayi di teras depan Puskesmas. Peristiwa yang direkam dalam sebuah video tersebut, terjadi di Puskesmas, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Apa yang dialami si wanita karena Puskesmas tutup ini pun menjadi viral.

Dalam video Rabu (30/11/2022), terlihat wanita itu dalam kondisi kontraksi terduduk di depan teras Puskesmas.

Dia yang sulit bernafas kemudian dipegang seorang pria. Terlihat bayi keluar dari rahim wanita itu dengan tali pusat yang menempel.

“Puskemas Tukka punya cerita,” tulis pengunggah video.

Kadis Kominfo Tapteng Darwin Pasaribu membenarkan mengenai kejadian ini. Dirinya mengaku pasien yang melahirkan bernama TH (21) warga Kecamatan Tukka.

“Kejadiannya hari Sabtu (26/11/2022),” ujar Darwin.

Melansir suarasumut.id, Kamis (1/12/2022), peristiwa bermula saat pasien bersama suaminya datang ke Puskesmas Tukka dengan menaiki sepeda motor untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pasien tiba sekitar pukul 15.30 WIB. Malang bagi wanita itu, Puskesmas sudah tutup sejak pukul 13.30 WIB.

“Tiba-tiba di teras Puskesmas itu terjadilah proses persalinan,” ungkapnya.

Ia menyebut, Puskesmas Tukka merupakan non rawat inap atau rawat jalan. Pada hari Senin-Jumat jam pelayanan kesehatan sampai pukul 14.00 WIB.

Selain itu, pasien belum pernah memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas, sehingga datanya tidak ada di Puskesmas.

“Ibu tersebut mengaku gak tau kalau dia hamil, namun setelah kondisi kehamilannya telah besar dan mau melahirkan baru dibawa ke Puskesmas. Selama 3 bulan ini mereka berada di Pulau Nias, baru sampai di Tukka pada Sabtu pagi,” ucapnya.

Pihaknya kemudian langsung menolong dibawa ke Puskesmas. Proses pemotongan tali pusar langsung ditangani di dalam Puskesmas.

“Kondisi bayi dan ibu sehat. Bayi lahir dengan berat sekitar 3 kg,” katanya. (psc)

Baca Juga :  Truk Tanah Terbalik Macetkan Lalin, Sopir Ditilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *