PORTALSWARA.COM — Warga Kota Medan antusias urus administrasi kependudukan (Adminduk) pasca libur hari raya idul Fitri 1444 H. Dan Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Hal ini dilakukan, selain merespons warga yang antusias urus Adminduk, juga karena sesuai dengan visi misi Walikota Medan Bobby. Keadaan ini sudah terlihat sejak hari pertama masuk kerja Rabu (26/04/2023), pelayanan Adminduk sudah normal seperti hari biasanya.
Dari pantauan di lapangan, hari ketiga pasca lebaran, Jumat (28/04/2023) masyarakat Kota Medan terlihat antusias urus segala bentuk Adminduk. Mereka dilayani dengan baik oleh petugas yang berjaga di tiap meja pelayanan.
Kepala Disdukcapil Kota Medan, Baginda P Siregar, mengungkapkan, sejak hari pertama kerja pihaknya sudah membuka dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Apalagi diketahui bersama banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan Adminduk dalam kesehariannya. Sehingga diberikan pelayanan yang maksimal sesuai dengan visi misi Walikota Medan Bobby Nasution.
“Pelayanan sudah normal sejak hari pertama masuk kerja, antusias warga juga begitu tinggi untuk mengurus segala bentuk Adminduk di hari tersebut. Untuk kendala sampai dengan saat ini tidak ada, jaringan untuk pelayanan juga bagus,” kata Kadisdukcapil Baginda P Siregar, di kantor Disdukcapil Kota Medan, Jumat (28/04/2023).
Menurut Baginda, sejak efektif kembali pelayanan pasca libur lebaran, pelayanan Adminduk yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah pelayanan pencetakan e-KTP.
“Dalam tiga hari ini pelayanan yang dilakukan untuk masyarakat paling banyak adalah pencetakan e-KTP, ini yang paling populer pelayanan yang di minta oleh masyarakat,” jelas Baginda, sembari mengungkapkan untuk ketersediaan blanko KTP dan akte kelahiran sangat memadai dan tidak ada kekurangan.
Selanjutnya Kadisdukcapil menjelaskan terkait pelayanan keliling Disdukcapil juga sudah berjalan sejak hari pertama masuk kerja. Seperti hari ini mereka melakukan perekaman e-KTP bagi masyarakat yang sedang dirawat di rumah sakit. Selain itu mesin otomatis pencetak KTP juga sudah berfungsi dan digunakan masyarakat.
“Pelayanan keliling juga sudah mulai berjalan, hari ini kita datangi Rumah Sakit Bahagia untuk melakukan perekaman e-KTP pasien yang sakit sesuai dengan permintaan dari masyarakat,” ujar Baginda.
Baginda juga menjelaskan, pihaknya saat ini sedang menggiatkan pelayanan untuk masyarakat, khususnya identitas kependudukan digital atau KTP dalam handphone. Baik itu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengaktifan Identitas Kependudukan Digital bisa di kantor Disdukcapil maupun di kecamatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengurus segala bentuk pelayanan Adminduk secara mandiri tanpa melalui orang lain dan semua itu gratis tanpa ada dipungut biaya,” sebut Baginda.
Sementara, Muhammad Salim, salah satu warga yang sedang mengurus Adminduk di Disdukcapil, mengaku, tidak ada hambatan dalam proses pelayanan. Dirinya dilayani dengan sangat baik dan mengikuti semua prosedur yang telah ditentukan.
“Saya kesini mengurus Akte Perceraian, semua tahapan pelayanan mulai dari loket sampai ke meja pelayanan tidak ada hambatan. Ini sedang mengantre ke tahap selanjutnya. Alhamdulillah pelayanan disini bagus,” ujar Muhammad Salim warga Jalan Setia Luhur, Medan Helvetia.
Salim juga menceritakan awalnya dirinya mau mengurus Akte Perceraian ini sebelum libur lebaran. Tetapi karena keterbatasan waktu bisanya setelah lebaran. Namun ternyata setelah lebaran ini antusias masyarakat mengurus Adminduk sangat tinggi.
“Ternyata abis lebaran cukup ramai masyarakat yang mengurus Adminduk,” ujarnya, sembari berharap agar fasilitas tempat duduk dapat ditambah khususnya di lantai 1.
Pelayanan maksimal yang diberikan Disdukcapil juga dirasakan Rina Fatimah Lubis. Dirinya yang sedang mengurus Akte Kematian orang tuanya mengaku dilayani dengan baik dan waktu pengurusan juga cepat tanpa ada kendala.
“Tadi kita datang bawa berkas dari kelurahan langsung ke Disdukcapil, dilayani dengan baik dan pengurusan juga cepat. Kami berada disini tidak sampai setengah jam sudah selesai semuanya dan disuruh ambil berkasnya di tanggal 8 April,” ujarnya. (psc)










