Astaghfirullah! Pendiri Ponpes Al Zaytun Baca Khutbah Pakai Kitab Injil

PORTALSWARA.COM — Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu baca khutbah pakai kitab injil. Hal itu membuat para netizen langsung istighfar. ‘Astaghfirullah!’.

Bahkan netizen menyebut prilaku baca khutbah menggunakan kitab injil ini adalah adzab bagi Zaytun dan Indramayu.

“ASTAGHFIRULLAH ADA 1 ORANG LAGI YG SEPERTI INI INSYAALLAH AZAB BAGI ZAYTUN DAN INDRAMAYU, tulis akun Febri Youngje21, sebagaimana dilihat dari kanal YouTube @ENN Indonesia, pada Selasa 16 Mei 2023.

Selain shaf salat idul fitri yang bercampur antara laki-laki dan perempuan, baru-baru ini heboh bahwa Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang membacakan khutbah pakai kitab Injil.

Khutbah tersebut juga disampaikan saat Idul Fitri 1444 H lalu.

Ini tentu saja membuat kontroversi Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu itu semakin menjadi.

Banyak netizen yang menyayangkan Panji Gumilang membacakan khutbah pakai kitab injil.

Seperti netizen berikut ini yang menyayangkan, yang seharusnya mengajarkan toleransi kepada sunah-sunah nabi Muhammad SAW.

Pebri Ansih: Seharusnya bapak belajar toleransi lagi kepada sunah2 nabi Muhammad saw, sahabat dan tabi’in, dan imam2 yg sudah mengajarkan kita sesuai Alqur’an dan hadits.

Dalam video yang diunggah oleh terlihat cuplikan Panji Gumilang tengah menyampaikan ceramahnya di mimbar masjid.

Melansir independent.co.id, Rabu (17/05/2023), dalam cover video itu, bertuliskan Panji Gumilang membacakan khutbah pakai kitab injil.

Dalam caption video juga tertulis “Detik-detik Panji Gumilang baca Kitab Injil saat khutbah Idul Fitri 1444 Hijriah,” tulis judul video yang berdurasi 8 menit 15 detik tersebut.

Dalam video Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu memabcakan khutbah pakai kitab injil itu, membahas dan menyebut soal Kitab Perjanjian Lama, dan Perjanjian Baru yang dimiliki umat Kristiani.

Baca Juga :  Pimpin PB ISMI, Nizhamul SE MM dan Assoc Prof Dr H Yanhar Jamaluddin MAP Dikukuhkan 28 Juni di Pekanbaru

“Kita tak bisa melupakan Kitab Perjanjian Lama dan maupun Perjanjian Baru,” ucap Panji Gumilang.

Panji Gumilang menyebut, Kitab Perjanjian Lama dan Baru merupakan bukti yang mencatat sejarah perkembangan umat manusia. Kemudian baru Allah SWT sempurnakan dengan menurunkan Kitab Suci Al Quran.

“Karena Kitab Perjanjian Lama dan Baru mencatat perkembangan umat manusia,” ujar Panji Gumilang.

Tak sampai disitu, Panji Gumilang juga membacakan ayat dari Kitab Perjanjian Lama yang menjelaskan tentang sejarah Palestina dan Israel yang termaktub dalam Kitab tersebut.

“Saudara-saudara dari sejarah Kitab Perjanjian Lama Pasal 11 ayat 26. Seorang yang besar bernama Tera keturunan daripada Nuh melahirkan seorang putra termasuk Ibrahim.

“Lalu kita umat Islam menyebutnya dengan Nabi Ibrahim as atau Kholilurrahman atau Kholilullah,” ucap Panji Gumilang.

Banyak komentar dari warganet sebenarnya tak pantas membacakan khutbah yang merujuk kepada Kitab Suci agama lain. Mengingat, ibadah yang sedang dikerjakan merupakan tentang Islam.

Namun, tak sedikit pula yang memuji kecerdasan Panji Gumilang.

Wihel Mus: Mantap ????????????????

YOLAND????????: Ada kekuatan dalam Alkitab ❤

Janggi: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Irwan Setiawan: Mesti diperbanyak ustad2 Adem seperti ini bukan yang radikal memecah persaudaraan sebangsa setanah air..

Tati Haryati: Wujud toleransi antar umat beragama ❤

Bastian Bohang: Terimakasih, sdh memberi pencerahan referensi pengetahuan, sehingga tidak menjadi orang seperti katak dlm tempurung.

Simon Yarangga: Jelas dan tuntas.

Abdul Yoso: Selama ini aq kira pak Panji orang jahat, ternyata beliau punya pemikiran cerdas. (psc)