PORTALSWARA.COM — Politisi PKS minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan mendalami dugaan pungutan liar (Pungli) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023, yang telah berakhir 30 Juni.
Kabar pungli yang beredar mewarnai proses PPDB di beberapa sekolah terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Menanggapi hal itu, politisi PKS yang juga Anggota Komisi II DPRD Medan Syaiful Ramadhan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan mendalami segala informasi yang ada terkait PPDB tahun 2023 tersebut.
“Sebaiknya dinas terkait segera melakukan langkah-langkah konkrit agar tidak membawa nilai buruk untuk dinas itu sendiri,” ungkapnya, Rabu (12/07/2023).
Dikatakan Syaiful, bahwa dirinya belum ada mendapat informasi terkait adanya dugaan pungli di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Medan tersebut.
“Belum ada informasi yang pasti tentang hal itu, namun tetap harus didalami semua informasi yang ada. Ini sangat disayangkan bila benar terjadi,” ucap Ketua Fraksi PKS DPRD Medan ini.
Syaiful menyebut, bahwa sepengetahuan dirinya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan sangat fokus memberantas pungli di lingkungan sekolah maupun dinasnya.
“Info berantas pungli sangat masif saya lihat, bahkan dinas menyebar nomor HP khusus berantas pungli. Saya sangat mengapresiasi itu. Agar semua selaras, informasi dugaan pungli ini harus didalami,” tutupnya. (psc)












