PORTALSWARA.COM — Kontroversi mewarnai panggung politik ketika Rocky Gerung, seorang pengamat politik, menolak memakai jaket AMIN, pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan bahkan melemparkannya ke pendukung AMIN.
Gerung menyebut pendukung AMIN dengan kata busuk dan menegaskan bahwa memakai atau tidak memakai jaket tidak memiliki arti bagi dirinya. Peristiwa ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
“Itu namanya keangkuhan. Kalian hanya melihat jaket ini. Kalau saya pake apa artinya? Gini ya saudara-saudara. Tadi saya bicara dari dimensi kemanusiaan dan anda melihat dari dimensi kertas. Kalian kertas semua ini,” terangnya dikutip Selasa (06/02/2024).
Rocky Gerung menilai pemberian jaket AMIN sebanding dengan BLT yang diberikan Jokowi, menyamakannya dengan upaya politisasi. Dia menegaskan bahwa sikapnya bukan karena tak mau didikte, sementara pendukung AMIN berpendapat bahwa menunjukkan keberpihakan politiknya adalah wajib agar tidak terlihat menyembunyikan kepentingan di balik retorika netralitasnya.
Pendukung AMIN, diwakili oleh Faizal Assegaf, mengecam sikap Rocky Gerung. Faizal berpendapat bahwa jaket AMIN memiliki nilai lebih mulia daripada retorika Gerung, dan menganggap sikapnya yang tidak tegas sebagai kurang konsisten dalam gerakan perubahan. Dia menyuarakan keraguan terhadap posisi Gerung sebagai oposisi dan meragukan kritisisme politiknya.
Faizal Assegaf menyatakan bahwa menolak memakai jaket AMIN tidak masuk akal jika Gerung mendukung caleg Demokrat, menilai alasan tersebut sebagai omong kosong. Faizal menekankan bahwa integritas politik harus jelas, dan menyarankan agar yang tidak memiliki sikap tegas dihilangkan dari ruang demokrasi.
“Sudah masuk angin, tapi saya ogah buka di sini hehehehe. Klu alergi pakai jaket bertuliskan AMIN, monggo dicek kejiwaannya di rumah sakit terdekat,” ujar Faizal Assegaf.
Melansir gelora.co, Kamis (08/02/2024), akhirnya, Faizal menyatakan bahwa itu adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan meragukan kritisisme Rocky Gerung terhadap pemerintahan. (psc)






