PORTALSWARA.COM — Tom Lembong, Co-Captain Timnas AMIN, mengungkapkan penyesalan menjadi bagian pemerintahan Jokowi. Dia merasa sedih dan prihatin karena strateginya dalam membenahi ekonomi di era Kabinet Kerja 2014-2019 dinilai tidak sepenuhnya berhasil.
Lembong menyoroti kegagalan pemerintahan Jokowi mengatasi stagnasi kelas menengah selama 10 tahun terakhir. Menurutnya, data penjualan sepeda motor menjadi indikator yang lebih akurat, menunjukkan kemunduran ekonomi dengan penjualan yang merosot dari puncak 7,9 juta unit pada 2013 menjadi hanya 5 juta unit per tahun.
“Semakin mendalami data-data ekonomi, saya ini benar-benar sedih banget. Sedih banget, prihatin banget. Dan saya punya rasa sesal, menyesal yang lumayan besar karena saya pernah menjadi bagian dari pemerintah,” kata Tom Lembong, dalam diskusi “Pemuda Harsa: Bangga Bicara” di On3 Senayan, GBK, Jakarta, Jumat (09/02/2024) malam.
Mantan Menteri Perdagangan dan Kepala BKPM ini juga menilai fokus kebijakan ekonomi pada investasi, terutama di sektor padat modal, menyebabkan ketidakmerataan. Hanya sekitar 20% dari investasi tersebut dinikmati masyarakat, sementara sektor jasa yang lebih padat karya hanya mendapat perhatian 18% dari ekonomi.
Melansir CNN Indonesia, Minggu (11/02/2024), Lembong mengimbau pemerintah untuk menggeser fokus ke sektor jasa, termasuk pendidikan, kesehatan, keuangan, dan transportasi, yang menciptakan lapangan kerja lebih banyak dibanding sektor industri. Kritiknya menyoroti perlunya perubahan strategi ekonomi guna mendukung pertumbuhan yang lebih inklusif. (psc)






