Shell Akan Menutup 1.000 SPBU untuk Dorong Transisi ke Kendaraan Listrik

PORTALSWARA.COM — Shell, perusahaan energi global yang memiliki lebih dari 46.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh dunia, telah mengumumkan rencananya untuk menutup 1.000 SPBU pada akhir tahun 2025.

Meskipun rencana menutup 1.000 SPBU ini hanya sekitar tiga persen dari total jaringan mereka, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan meningkatnya permintaan akan stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Dalam dokumen Strategi Transisi Energi 2024, Shell menyatakan bahwa penutupan SPBU ini akan diimbangi dengan penambahan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik dan peningkatan layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berubah. Perusahaan berencana untuk melepaskan sekitar 500 SPBU miliknya setiap tahun pada 2024 dan 2025, tanpa menyebutkan lokasi spesifik dari SPBU yang akan ditutup.

“Kami sedang meningkatkan jaringan ritel kami, dengan penambahan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik dan layanan yang lebih nyaman, sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan pelanggan,” kata raksasa minyak dan gas itu dalam dokumen Strategi Transisi Energi 2024.

Shell, yang saat ini memiliki sebagian besar SPBU di China dengan pasar signifikan di Eropa, juga mencatat bahwa fokus mereka akan beralih dari pengisian daya di rumah ke pengisian daya publik, karena dianggap lebih penting bagi pelanggan. Mereka juga mengungkapkan rencana untuk meningkatkan jumlah titik pengisian daya global dari 54.000 pada tahun 2023 menjadi 70.000 pada tahun 2025, dan mencapai 200.000 pada akhir dekade ini.

Melansir Viva.co.id, Jumat (22/03/2024), selain menghadirkan pengisian daya, Shell juga berencana untuk mengembangkan bahan bakar elektrik (e-fuel) sebagai bagian dari strategi 2030 mereka. Mereka bermaksud untuk memasok biofuel nabati dan bahan bakar berbasis hidrogen ke industri penerbangan dan pelayaran di masa depan. Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Shell untuk beradaptasi dengan perubahan tren energi global dan mendukung transisi ke mobilitas berkelanjutan. (psc)

Baca Juga :  Kriteria Masyarakat yang Boleh Beli Elpiji 3 Kg