PORTALSWARA.COM — The Heritage Palace, sebuah tempat bekas pabrik gula yang disulap menjadi lokasi wisata alam Eropa.
Siapa yang mengira pabrik gula peninggalan kolonial Belanda bisa disulap menjadi obyek wisata menarik? The Heritage Palace, obyek wisata bertema gedung ala Eropa klasik dengan beragam spot foto Instagramable.
Lokasinya berada di Jalan Permata Raya Dukuh Tegal Mulyo Rt 002 Rw 008, Honggobayan, Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Menurut Direktur Marketing dan Operasional Franky Hardy, bangunan ini merupakan peninggalan kolonial Belanda yang awalnya didirikan sebagai Pabrik Gula (PG) Gembongan. Bangunan pabrik gula tersebut didirikan pada 1899 silam. Kemudian, arsitekturnya diubah pada 1920 menjadi bangunan megah bergaya Belanda.
“Bangunan tersebut merupakan peninggalan kolonial Belanda yang awalnya didirikan pada 1899 sebagai pabrik gula dengan nama PG Gembongan,” jelasnya, Minggu (01/01/2023).
Berdiri di atas lahan seluas 2,2 hektar, bangunan ini memiliki sembilan gedung megah bergaya khas Eropa klasik. Namun, Franky menuturkan baru lima gedung yang berfungsi sebagai destinasi wisata. Menariknya, bangunan ini telah diakui sebagai Bangunan Cagar Budaya, seperti dikutip dari situs resminya. Secara umum, bangunan ini terbagi menjadi dua area wisata yakni indoor dan outdoor. Franky menuturkan pada area indoor wisatawan bisa menikmati fasilitas spot foto tiga dimensi, Museum Transportasi yang berisi mobil antik dan Omah Kwalik yaitu spot foto unik bertema terbalik.
Sementara di area outdoor, pengunjung bisa berfoto di taman dengan latar belakang gedung megah bergaya Eropa klasik.
“Konsep kami wahana wisata keluarga tentang pengenalan gedung tua peninggalan kolonial dan fotografi,” imbuh Franky.
Heritage Palace tergolong obyek wisata baru karena diluncurkan (soft opening) pada 9 Juni 2018 lalu. Namun, obyek wisata ini telah didatangi wisatawan dari berbagai kota di Indonesia.
Melansir kompas.com, Sabtu (07/01/2023), jam buka Heritage Palace adalah 09.00 sampai dengan 16.30 WIB untuk penjualan tiket. Namun, untuk pengunjung yang sudah berada di dalam gedung diperbolehkan berkeliling area hingga pukul 19.00 WIB. Obyek wisata ini buka setiap hari.
Tiket masuk terbagi menjadi dua macam. Pertama, tiket outdoor seharga Rp30.000 per orang. “Tiket ini hanya bisa untuk akses di area outdoor saja, meliputi view taman dan gedung cagar budaya,” jelas Franky.
Kedua, tiket terusan seharga Rp55.000 per orang pada weekday dan Rp65.000 per orang saat weekend dan hari libur.
Tiket terusan ini berlaku untuk semua wahana indoor dan outdoor. (psc)






