Soal Aksi Mahasiswa di KPK Terkait Mark Up Dinas PUPR Langkat, Ini Kata Kadis Khairul Azmi

PORTALSWARA.COM — Kepala Dinas Khairul Azmi merespon soal aksi mahasiswa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan mark up di Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (PUPR) Langkat.

Menurut Khairul, foto unjukrasa Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) di gedung KPK kemarin siang itu tidak benar. Soal aksi mahasiswa itu tidak ada.

“Kalau yang foto itu tidak benar, mereka di Gedung Merah Putih KPK RI itu editan,” ungkap Khairul kepada wartawan, Kamis (16/02/2023).

Karena, katanya, Khairul sudah cek foto tersebut dan ternyata editan. Dan mereka para mahasiswa tersebut tidak ada unjukrasa ke gedung KPK.

“Karena sudah saya cek, foto itu editan, bukan foto asli dan mereka tidak unjukrasa di gedung Merah Putih KPK RI,” terangnya.

Khairul juga menyebutkan, kalau mahasiswa ini ada minta Rp30 juta. “Dan bukti chatingan kami ada,” kata Khairul Azmi.

Lebih lanjut dikatakannya, proyek pembangunan Jembatan Dusun X Paluh Baru Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang senilai Rp1.649.340.000 yang dikerjakan CV Hidup Mekar sudah bagus.

“Apa yang dikatakan mahasiswa itu tidak lah benar. Malah mereka meminta uang Rp30 juta,” ucap Khairul.

Ketua LSM P3H Muhammad Jaspen Pardede menjelaskan, untuk mengungkap keterangan siapa yang benar, keduanya dikonfrontir. Bila perlu kedua-duanya ditangkap.

“Saya minta pihak Poldasu Sumatera Utara tangkap kedua oknum tersebut, agar publik mengetahui siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa di antara keduanya yang ucapannya benar. Kadis PUPR Langkat atau mahasiswa,” tandasnya. (nd/psc)

Baca Juga :  Polres Tapsel Baksos ke Panti Jompo