Andi Widjajanto: Pemilu 14 Februari Titik Kritis, Presiden Harus Bersikap Demokratik

PORTALSWARA.COM — Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, mengungkapkan pandangannya bahwa pencoblosan Pemilu pada 14 Februari adalah titik kritis bagi stabilitas politik. Dalam podcast Political Show CNN Indonesia, Andi menyatakan bahwa sikap presiden terhadap hasil quick count yang akan muncul pada jam 4 sore menjadi penentu penting.

Andi menjawab pertanyaan mengenai gerakan mahasiswa dan guru besar yang mengkritisi kondisi demokrasi di Indonesia, menyebut titik kritis, potensi bahaya terhadap stabilitas politik pemerintahan Jokowi jika gerakan tersebut terus bergulir. Namun, ia menekankan pentingnya menantikan reaksi pada 14 Februari sebagai momen krusial.

Menurut Andi, quick count pada tanggal tersebut akan mengungkap sikap tiga pasangan calon terkait hasil pemilu. Ia meramalkan kemungkinan bahwa pasangan calon tidak akan segera mengonfirmasi hasil quick count tersebut, menciptakan keadaan yang “ngambang.”

“Kalau nanti di putaran kedua (gerakan) terus bergulir, ini akan membahayakan kestabilan politik pemerintahan Pak Jokowi enggak?” tanya host podcast Political Show Rivana Pratiwi.

Andi menyoroti bahwa pada titik kritis ini, sikap demokratik dari presiden akan terlihat. Ia menegaskan bahwa presiden yang demokratik seharusnya menyerahkan hasil kepada penyelenggara pemilu, memungkinkan proses perhitungan manual yang memakan waktu satu bulan.

Melansir CNN Indonesia, Jumat (09/02/2024), Podcast lengkap Andi Widjajanto dapat disaksikan melalui live streaming di website dan YouTube CNN Indonesia pada Jumat (09/02/2024) malam. (psc)

Baca Juga :  5 Nama Bacawapres Ganjar Versi TPN Digodok