Anggaran Peremajaan Sawit Dinaikkan Jadi Rp60 Juta per Ha

PORTALSWARA.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan peningkatan anggaran untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi Rp60 juta per hektare, dua kali lipat dari sebelumnya. Keputusan ini diambil setelah realisasi PSR tahun lalu hanya mencapai 70 persen dari target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dengan anggaran baru peremajaan sawit ini, diharapkan proses peremajaan dapat dipercepat, membantu mencapai target yang ditetapkan. Airlangga menjelaskan bahwa kenaikan anggaran ini akan mulai berlaku pada Mei 2024.

Sejak 2016, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp9,25 triliun melalui Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), berhasil meremajakan perkebunan sawit seluas 331,7 ribu hektare.

Airlangga menekankan pentingnya percepatan peremajaan sawit karena sawit merupakan komoditas strategis nasional yang menjadi andalan ekspor, dengan kontribusi ekspor hingga 12 persen dari ekspor nonmigas pada tahun 2023. Sektor ini juga memberikan penghidupan bagi sekitar 16,2 juta orang secara langsung dan tidak langsung.

Melansir CNN Indonesia, Minggu (31/03/2024), kenaikan anggaran ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi industri kelapa sawit, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan penghidupan masyarakat di wilayah produsen kelapa sawit. (psc)

Baca Juga :  Sepanjang Hari Ini Kota Medan Cerah Berawan