Bobby Nasution Mencatatkan Pesan Penting dalam Rapat Kerja Koordinasi Pembangunan

PORTALSWARA.COM — Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mencatatkan pesan penting, menekankan agar perencanaan dan pekerjaan fisik pembangunan tidak dilakukan pada tahun yang sama. Dalam Rapat Kerja Koordinasi Pengendalian Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024, Bobby memastikan kajian dan perencanaan matang sebelum memulai pekerjaan fisik pada tahun berikutnya.

Dalam rapat tersebut, Bobby yang mencatatkan pesan penting, mengingatkan bahwa batas waktu pelaksanaan pekerjaan memiliki korelasi dengan kualitas perencanaan. Dia juga menyoroti pentingnya menyelaraskan perencanaan anggaran dengan baik, menekankan peningkatan Pendapatan Asli Daerah untuk mendukung rencana pembangunan.

Selain itu, Wali Kota menekankan kewajiban untuk menyelesaikan semua tugas sesuai target di akhir masa jabatan, memastikan tidak ada proyek yang tertunda. Dia juga mengajak seluruh perangkat daerah, terutama camat dan lurah, untuk memastikan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari.

“Saat perencanaan dan DED-nya selesai, baru di tahun depannya dimulai pekerjaan fisik, agar pekerjaan fisiknya tidak keteter, tidak semrawut,” ucap Bobby, Senin (12/02/2024).

Rapat yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Wali Kota, Sekda, Inspektur, dan kepala perangkat daerah, menampilkan evaluasi pelaksanaan tahun anggaran sebelumnya. Tiga narasumber dari berbagai lembaga menyampaikan evaluasi dan rencana anggaran untuk mendukung perekonomian dan kualitas pelayanan publik di Kota Medan.

Sekda Wiriya Alrahman juga menyampaikan rencana peningkatan ekonomi dan pelayanan publik, sejalan dengan perubahan RPJMD Kota Medan. Tahun 2024 diarahkan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel menuju Medan yang berkah, maju, dan kondusif.

APBD Kota Medan TA 2024 (Rp 8,02 triliun) difokuskan pada perekonomian, pelayanan publik optimal, dan tata kelola pemerintahan bersih, transparan, dan akuntabel. Percepatan penyediaan prasarana dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga menjadi fokus, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. (psc)

Baca Juga :  Legislator Medan Minta Pemko Gratiskan PBB Bagi Warga Tak Mampu