Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

BPBD Medan Harap Pola Penanganan Kebencanaan Kian Tersistem dan Terpadu

PORTALSWARA.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan berharap pola penanganan kebencanaan kian tersistem dan terpadu. Harapan tersebut terungkap dalam rapat Koordinasi Teknis Pemantapan Kesiapsiagaan terhadap Bencana, yang digelar Pemko Medan, di Royal Suite Condotel, Selasa (29/11/2022).

Melalui pertemuan diharapkan akan semakin terbangun pola penanganan kebencanaan secara tersistem dan terpadu.

Rapat Koordinasi ini dibuka Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Kalaksa BPBD Kota Medan M Husni. Sejumlah OPD terkait dan stakeholder turut menghadiri pertemuan ini diantaranya Basarnas, TNI-Polri, perwakilan dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Satpol PP dan Kecamatan se- Kota Medan.

Dikatakan Husni, pertemuan ini dilakukan dalam rangka membangun sistem penanganan kebencanaan secara terpadu. Artinya guna membangun sistem gerak cepat dalam pola penanggulangan bencana dibutuhkan membangun semangat emosional dalam penanggulangan bencana.

Menurut Husni, saat ini Kota Medan masih dilanda cuaca ekstrem yang cukup tinggi, dimana berdasarkan informasi dari BMKG akan berlangsung sampai bulan Desember. Selain itu adanya anomali perubahan cuaca yang curah hujan tinggi dan juga munculnya hal lain yang berdampak pada bencana.

“Atas dasar itu Kami mencoba membangun semangat kita semua para pemangku penanganan kebencanaan dari semua OPD dan stakeholder terkait.
Artinya Kami mencoba menyatukan bagaimana pola penanganan bencana secara terpadu dan tersistem, dimana tidak adanya kekurangan dalam penanganan dan adanya akurasi data yang akurat dan jelas dalam proses penanganan bencana. Hal ini juga sesuai dengan visi dan misi Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution,” jelas Kalaksa BPBD.

Husni menambahkan gerakan cepat dalam penanganan bencana yakni bagaimana kita melakukan penanganan secara tersistem dan data akurasi dan percepatan. Artinya segala pihak saling berkaitan bagi lancarnya penanganan kebencanaan di Kota Medan. Oleh karenanya harapan besar dari pelaksanaan ini merupakan cerminan dari pada proses kerja Bapak Wali Kota Medan sehingga masyarakat dapat merasa terayomi.

Baca Juga :  Ketua BCW Soroti Buruknya Kondisi Pasar Tavip Binjai

“Melalui pertemuan ini kita akan diskusi panjang. Pola apa yang paling efektif dan tersistem sesuai dengan Fungsi kita seperti contoh jika terjadi bencana BPBD melakukan apa, Basarnas melakukan apa, Kecamatan Melakukan apa dan Dinas terkait lainnya juga melakukan apa, ” sebutnya.

Selain itu, Husni mengungkapkan, Walikota Bobby Nasution juga berpesan untuk dapat membangun komunikasi dengan semua pihak jika terjadi bencana. Seperti kepada pihak kepolisian bagaimana dapat memastikan untuk mengamankan harta benda masyarakat.

“Sebab sering ditemukan ika terjadi bencana banjir di pinggiran sungai, banyak masyarakat yang enggan meninggalkan rumahnya dikarenakan khawatir harta bendanya hilang. Untuk itu kita harus berkoordinasi dan berkolaborasi guna membuat masyarakat lebih aman dan tenang,” paparnya.

Selanjutnya pertemuan ini diisi dengan diskusi panjang, masing-masing pihak dan stakeholder menyampaikan berbagai fungsi yang dapat dilakukan dalam penanganan kebencanaan. Setelah pertemuan ini penanganan kebencanaan di kota Medan akan semakin tersistem dan terpadu. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *