Caleg Golkar Rina Sofyana Dapil Sumut 12 Bantu Korban Banjir Binjai

PORTALSWARA.COM — Calon legislatif atau Caleg Golkar Rina Sofyana daerah pemilihan (Dapil) Sumut 12, Binjai – Langkat bantu korban banjir di Kota Binjai.

Kepedulian Caleg Golkar Rina Sofyana membantu korban banjir, disampaikan melalui tim “Kawan Rina” di lapangan. Bantuan tersebut berupa sembako, mi instan dan air mineral, yang didistribusikan ke Kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur, Kelurahan Setia Kecamatan Binjai Kota dan Kelurahan Rambung Timur Kecamatan Binjai Selatan, Jumat (06/10/2023).

“Ini kami lakukan semata-mata untuk meringankan derita yang dialami saudara-saudara kita saat banjir kemarin yang melanda daerah atau sejumlah wilayah di Kota Binjai ini. Paling tidak sembako yang kami serahkan ini bermanfaat bagi saudara saudara kami yang terkena banjir. Ke depan akan kita komunikasikan lagi. Intinya saat ini saudara saudara, ada yang peduli dan memperhatikan. Terutama komunitas, tim Kawan Rina,” ungkap tim Kawan Rina kepada sejumlah media di Binjai.

Sebagaimana diketahui sejumlah wilayah di Kota Binjai dilanda banjir hingga mencapai empat meter. Pihak BPBD Binjai sedang melakukan evakuasi dan membuka posko pengungsian untuk korban banjir.

Koordinator Pusdalops BPBD Binjai, Surya Wijaya mengatakan, banjir tersebut mulai berlangsung, Jumat (06/10/2023) pukul 04.00 WIB.

“Ini karena curah hujan cukup tinggi. Jadi, sekira pukul 02.00 WIB air di sungai Bingai sudah mulai perlahan-lahan naik. Nah, pukul 04.00 WIB tadi ketinggiannya mencapai 4 meter lebih,” kata Surya.

Sementara itu, untuk air di Sungai Mencirim mulai meluap sekira pukul 05.30 WIB dengan ketinggian juga mencapai 4 meter. Ia mengatakan, dua sungai tersebut yang paling besar di Kota Binjai.

“Akibat luapan dua sungai itu, yang terdampar banjir ada 999 Kepala Keluarga, 3.541 jiwa, di 6 kelurahan dan 4 kecamatan. Ini ada Kecamatan Binjai Kota, Binjai Selatan, Binjai Timur dan Binjai Utara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ustaz Yusuf Mansur Nyaleg dari Perindo

Ia pun menjelaskan kondisi yang paling memprihatinkan berada di Kelurahan Mencirim. Sebab, di lokasi itu pemukiman warga padat dan cukup banyak berusia lansia.

“Sejauh ini kami sudah bangun dua posko dapur umur, kesehatan, dan pengungsian. Setidaknya ada dua titik. Yakni, di Kelurahan Setia dan Kelurahan Rambung Timur,” sebutnya.

Ia menyampaikan sejauh ini diketahui belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Surya mengucapkan data yang diperoleh masih sementara. Nanti, pihaknya akan menyampaikan informasi lebih lanjut. (r/psc)