PORTALSWARA.COM — Dalam upaya menjadikan Kota Medan sebagai smart city, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Medan mengumumkan rencana penguatan Aplikasi Mercy (Medan Smart City) dan integrasi informasi seluruh instansi pada tahun 2024.
Kepala Dinas Kominfo Medan, Arrahman Pane, menyampaikan bahwa langkah ini sesuai dengan arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution, untuk memudahkan akses masyarakat ke berbagai layanan daerah melalui aplikasi Mercy.
“Masyarakat tidak perlu lagi mendownload banyak aplikasi, cukup melalui aplikasi Mercy,” ujarnya, Jumat (17/02/2024).
Dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah, Arrahman Pane menjelaskan bahwa Aplikasi Mercy telah tersedia di Play Store dengan koneksi ke Polda Sumut, memungkinkan pelaporan gangguan keamanan secara langsung. Selain itu, Dinas Kominfo akan menyempurnakan aplikasi Kedan sebagai market place kota Medan.
Terkait Satu Data Indonesia, Arrahman Pane menyatakan keberhasilan Kota Medan dalam memuat 2.000 data, dengan 900 data yang sudah dapat dibagikan. Namun, ia mengajak semua perangkat daerah untuk mendukung pengisian data guna mewujudkan program satu data Indonesia.
Dinas Kominfo juga akan fokus pada monitoring dan audit TIK SPBE Kota Medan, dengan upaya meningkatkan nilai SPBE. Pane menambahkan bahwa tahun 2024 akan menyaksikan perubahan nama domain website resmi Pemko Medan serta peluncuran aplikasi Single Sign On (SSO) dan media monitoring terkait pemberitaan Pemko Medan.
Arrahman Pane menyimpulkan, “Kami terus berupaya agar pelayanan Pemko Medan dapat dilakukan secara online, mencakup surat menyurat hingga tanda tangan elektronik, demi menciptakan Kota Medan yang lebih baik.” Forum diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Dinas Kominfo Kota Medan. (psc)







