PORTALSWARA.COM — Dmitry Polyansky, Deputi Pertama Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, mengungkapkan hasil investigasi jatuhnya pesawat Il-76 militer Rusia di Belgorod di hadapan Dewan Keamanan PBB, Kamis (25/01/2024). Pesawat tersebut membawa 65 tentara Ukraina, tawanan perang, yang semuanya tewas dalam kejadian tragis itu.
Kolonel Jenderal Andrey Kartapolov dari Komite Dewan Keamanan Negara Duma menduga serangan militer Ukraina sebagai penyebab jatuhnya pesawat.
Polyansky menyatakan bahwa data menunjukkan serangan yang disengaja dan direncanakan, dengan pemimpin militer Ukraina mengetahui rute penerbangan.
“Semua data yang tersedia saat ini menunjukkan adanya kejahatan yang disengaja dan direncanakan,” ucap Polyanski.
Polyansky menegaskan bahwa serangan ini bukan yang pertama, tetapi merupakan tindakan sabotase terparah, bertujuan menggagalkan pertukaran tawanan perang antara Rusia dan Ukraina. Ia juga menyebut desa Lyptsi di Kharkiv sebagai lokasi tembakan rudal, dengan dugaan senjata yang sama seperti yang diungkapkan Kartapolov.
Melansir vivanews.com, Minggu (28/01/2024), Polyansky mengancam keterlibatan langsung negara-negara Barat yang memasok rudal tersebut, jika konfirmasi terjadi. (psc)






