PORTALSWARA.COM — Gedung UMKM Square berbiaya Rp105 miliar akan digunakan dan ditempati para pedagang kaki lima (PKL) yang kerap mangkal di kawasan sekitar USU.
Gedung Kolaborasi UMKM Square di Universitas Sumatera Utara (USU) ini akan dibangun Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Herbert Hamonangan Panjaitan.
“Iya (Pemkot Medan akan membangun gedung itu),” katanya, Rabu (15/03/2023).
Kemudian Herbert menjelaskan, UMKM Square itu akan digunakan untuk menampung para pelaku UMKM di sekitar USU. Nantinya para pedagang itu akan dipindahkan ke dalam gedung.
“Secara umum itu untuk membantu UMKM yang selama ini di sekitar USU, di pajak atau di dalam USU (nantinya akan dipindahkan ke gedung itu),” jelasnya.
Pembangunan gedung UMKM Square itu disebut sebagai kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan USU. “Semacam kolaborasi pak wali kota dengan USU,” ujarnya.
Desain utuh gedung ini, kata Herbert, sudah ada. Namun, karena keterbatasan dana, maka yang dilelangkan tidak seluruh desainnya, melainkan hanya sebagiannya saja.
“Desain sempurnanya ada. Kalau desain yang kami naikkan lelang, ada yang terpotong. Karena anggaran yang terbatas,” jelasnya.
Kurangnya anggaran untuk desain gedung itu rencananya akan mendapat penambahan. Namun, untuk realisasinya Herbert mengaku belum tahu.
“Rencananya selalu ada penambahan. Cuma realisasinya tergantung kekuatan keuangan. Rencana seperti itu, tapi kalau realisasinya saya belum tahu,” ungkapnya.
Anggaran sejumlah Rp 105 miliar yang disebut dalam LPSE, kata Herbert, akan digunakan untuk dua tahun. Mengingat proyek ini dibangun dalam skema multiyears, sehingga akan dibangun pada 2023 dan 2024.
“Total 2 tahun,” tutupnya.
Pemerintah Kota Medan akan membangun gedung UMKM Square di Universitas Sumatera Utara (USU) tahun ini. Pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran hingga Rp105 miliar.
Hal itu diketahui dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan, Rabu (15/03/2023). Pembangunan ini memiliki nilai Pagu Paket Rp 105 miliar.
“Nilai pagu paket sebesar Rp105.000.000.000 dan nilai HPS sebesar Rp 99.139.561.000,” demikian yang tertuang dalam LPSE. (psc)






