PORTALSWARA.COM – Tokoh sepak bola Indonesia, Indra Sjafri, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme suporter dan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution yang memadati Stadion Utama Sumatera Utara saat Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Vietnam 2-1 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 2026, Minggu (07/06/2026) malam.
Menurut Indra, kehadiran puluhan ribu suporter dan gubernur di stadion secara langsung dalam setiap laga tidak hanya menciptakan atmosfer luar biasa di stadion, tetapi juga menjadi faktor penting yang membantu skuad Garuda Muda meraih kemenangan sekaligus memastikan tiket semifinal sebagai juara Grup A.
“Saya sangat mengapresiasi animo luar biasa dari pendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Sumut, termasuk gubernur. Itu bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia memiliki daya tarik yang sangat besar. Bukan tidak mungkin Indonesia bisa tampil di Piala Dunia,” kata Indra Sjafri, Senin (08/06/2026) melalui pesan Whats App.
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut menilai dukungan suporter memberikan energi tambahan bagi para pemain muda yang masih berada dalam proses pembentukan mental bertanding.
Menurutnya, pemain berusia 18 hingga 19 tahun membutuhkan dorongan psikologis yang kuat saat menghadapi pertandingan besar. Sorakan dan dukungan yang terus menggema sepanjang laga menjadi suntikan semangat yang tidak bisa diperoleh dari sesi latihan.
“Ketika stadion penuh dan dukungan datang dari tribun sejak menit pertama hingga akhir pertandingan, itu membuat pemain memiliki motivasi lebih besar. Kaki yang tadinya terasa berat bisa menjadi lebih ringan karena semangat dari suporter,” ujarnya.
Indra juga menyebut suporter layak disebut sebagai pemain ke-12 dalam pertandingan melawan Vietnam. Ia menilai tekanan yang muncul dari tribun membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.
Vietnam, kata dia, merupakan tim yang memiliki kualitas teknik dan organisasi permainan yang baik. Namun atmosfer stadion yang penuh sesak dengan dukungan untuk Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.
“Vietnam adalah tim yang rapi secara permainan. Tetapi ketika bermain di depan puluhan ribu pendukung Indonesia, tentu tekanannya berbeda. Dukungan suporter memberikan kepercayaan diri lebih kepada pemain kita,” katanya.
Selain mengapresiasi dukungan publik, Indra mengingatkan bahwa tingginya animo masyarakat juga menghadirkan tanggung jawab besar bagi tim pelatih dan para pemain.
Menurutnya, ekspektasi publik harus dibayar dengan kerja keras, disiplin, dan penampilan terbaik di lapangan.
“Suporter sudah memberikan dukungan penuh. Karena itu pelatih, staf, dan pemain juga harus membalasnya dengan kerja keras dan hasil terbaik,” tegasnya.
Indra berharap atmosfer seperti yang terlihat di Stadion Utama Sumut dapat terus terjaga pada pertandingan berikutnya. Ia mengajak masyarakat untuk terus memenuhi stadion dan memberikan dukungan positif kepada Timnas Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan agar sepak bola Indonesia semakin dihormati di tingkat internasional.
“Datang ke stadion, dukung tim dengan positif, bangga menyanyikan Indonesia Raya, tetapi tetap menghormati lawan. Suporter yang baik adalah suporter yang mendukung habis-habisan tanpa kehilangan sportivitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Indra optimistis dukungan besar dari masyarakat dapat membantu Indonesia mewujudkan target bersaing di level Asia bahkan dunia.
Ia juga berharap Timnas Indonesia U-19 mampu mengulangi prestasi menjadi juara Piala AFF U-19, seperti yang pernah diraihnya saat menukangi Garuda Muda pada edisi sebelumnya.
“Kalau atmosfer seperti ini terus terjaga di setiap laga kandang, saya yakin peluang Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi akan semakin terbuka. Semoga Timnas U-19 bisa kembali menjadi juara,” pungkasnya. (bees/psc)






