Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Kades di Deli Serdang Sumut Akali Penyaluran Dana Desa

PORTALSWARA.COM — Kepala Desa atau Kades di Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut) akali penyaluran dana desa.

Kades Karang Anyar Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, Paidi, yang mengakali penyaluran dana desa, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.

Modusnya dengan menggunakan Dana Desa Karang Anyar Kecamatan Beringin membangun pasar kuliner di areal aset Pemkab Deli Serdang. Padahal menurut warga setempat inisial HAP, (bukan nama sebenarnya-red) menyebutkan, pasar yang disebut Cafe kuliner tersebut tidak boleh dibangun di areal Aset Pemkab Deli Serdang.

“Kendati sekarang ini tidak bermasalah, namun besok kedepannya akan bermasalah karena tanahnya adalah aset Pemkab Deli Serdang,” tutur HAP, Selasa (28/11/2023).

Lebih jauh menurutnya, sangat bermasalah kedepannya jika tidak ada berita acara penyerahan hak pemakaian tanah tersebut untuk dipakai Desa Karang Anyar.

“Paling tidaknya dari Camat Beringin, maksimalnya dari Pemkab Serdang,” sambungnya.

Pemantauan wartawan pembuatan Cafe kuliner diduga banyak kejanggalan. Terutamanya material konstruksi pembuatannya yang menggunakan kayu sembarang ringan, diperkirakan dalam satu tahun akan lapuk.

Terkait informasi dan temuan lapangan tersebut, wartawan berupaya menghubungi Paidi melalui Hp android nya dan watshaap di No 0852-6847xxxx untuk konfirmasi. Hingga berita ini tayang, Paidi tidak juga meresponnya.

Terpisah, pengamat perdesaan AS Pane ST menilai, pembangunan Cafe Kuliner Desa Karang Anyar harus menjadi atensi penegak hukum.

Baca Juga :  Batal, Kejagung Jadwal Ulang Periksa Johnny Plate 14 Februari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *