Kendaraan dan Tabungan Penunggak Pajak Puluhan Juta Rupiah di Sumut Disita

PORTALSWARA.COM — Kendaraan dan tabungan penunggak pajak puluhan juta rupiah di Sumatera Utara (Sumut) disita.

Aset milik warga Kota Binjai dan Kabupaten Deli Serdang, disita karena dianggap jadi penunggak pajak sampai puluhan juta rupiah.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I Bismar Falerie mengatakan, warga Kota Binjai yang disita asetnya berinisial ASB.

Sebanyak tiga unit sepeda motor milik warga itu yang disita bernilai Rp40 juta.

“Tindakan penagihan akif tersebut dilakukan terhadap wajib pajak dengan inisial ASB yang tidak melunasi tunggakan pajak sebesar Rp36.6 juta sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan,” kata Bismar, Rabu (26/07/2023).

Tabungan Rp12,5 juta milik warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang menunggak pajak turut disita. Warga berinisial WWP itu disebut punya tunggakan pajak Rp74,9 juta. Penyitaan diklaim berlangsung setelah petugas pajak melakukan pendekatan persuasif agar penunggak melunasi kewajibannya.

“Apabila dalam jangka waktu 2 x 24 jam setelah pemberitahuan Surat Paksa wajib pajak tidak memiliki itikad baik untuk melunasi utangnya, maka JSPN akan melakukan penyitaan aset sita,” sebutnya.

Selanjutnya, jika wajib pajak tidak melunasi utang pajak dalam jangka waktu 14 hari sejak pelaksanaan sita, maka akan dilakukan lelang aset wajib pajak yang telah disita. Hasil lelang akan masuk ke kas negara sebagai pelunasan utang pajak. Apabila barang yang disita berupa deposito berjangka, tabungan, saldo rekening koran, giro, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu maka dipindahbukukan ke rekening kas negara. (psc)

Baca Juga :  Bawa 50 Kg Sabu, Pria di Batu Bara Divonis Mati