Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

Kepala Daerah Diimbau Angkat Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah

PORTALSWARA.COM — Kepala daerah diimbau angkat guru penggerak menjadi kepala sekolah dan pengawas.

Imbauan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim tersebut, bersamaan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.

Nadiem mengatakan, dirinya ingin meminta kepada semua kepala daerah, sesuai dengan kebijakan dari pusat.

“Mohon secepat mungkin mengangkat guru penggerak menjadi kepala sekolah dan pengawas di setiap daerah,” kata Nediem, dalam pidatonya di hadapan 9.000 guru se-Indonesia pada acara HUT PGRI ke-77 dan Peringatan Hari Guru Nasional, di Marina Convention Center, Semarang, Sabtu (3/12/2022).

Ia menegaskan, berupaya agar para guru di Indonesia juga terus maju mengikuti transformasi pendidikan.

Saat ini, ia menginisisasi program pendidikan guru unggulan atau guru pemimpin pendidikan yaitu program guru penggerak yang berfokus mempersiapkan generasi baru pemimpin pembelajaran masa depan.

“Kita kita sekarang sudah punya 50.000 guru penggerak dari seluruh Indonesia. Generasi baru kepala sekolah dan pengawas yang siap menghadirkan perubahan untuk sistem pendidikan kita,” tegasnya.

Ia berharap dengan menjadikan para guru yang telah mengikuti program guru penggerak sebagai kepala sekolah dan pengawas akan ada transformasi pendidikan dan mengoptimalkan kurikulum merdeka.

Lebih lanjut, ia menyediakan beasiswa khusus untuk memberi kesempatan para guru untuk melanjutkan studi di kampus-kampus kelas dunia.

“Saya yakin bahwa diantara Ibu dan Bapak di sini juga telah menjadi salah satu dari 1,6 juta guru yang aktif menggunakan platform Merdeka Belajar,” katanya.

Untuk diketahui, acara itu juga dihadiri Presiden Jokowi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu.

Sebagai informasi, melansir Kompas.com, Rabu (7/12/2022), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Uswatun Hasanah menyampaikan belum lama ini sekitar 30 kepala sekolah di Jateng telah mengikuti program guru penggerak yang diadakan Kemendikbud Ristek. (psc)

Baca Juga :  Mau Tahu Kenapa Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun? Simak!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *