PORTALSWARA.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj Umroh) Sumut, Dr H Zulkifli Sitorus, menegaskan, kartu Nusuq penting sebagai identitas bagi para jemaah calon haji (Calhaj) untuk bisa masuk ke tempat-tempat suci.

“Terutama Baitullah Masjidil Haram untuk Tawaf dan Sa’i. Dan juga nanti ketika puncaknya melaksanakan Wukuf di Arafah. Seperti itulah pentingnya,” ungkap H Zulkifli, saat membuka rangkaian acara pembekalan kepada 360 jemaah Calhaj Kloter 11 asal Kabupaten Tj Balai, Padangsidempuan, Simalungun, Asahan dan Medan, Minggu (03/05/2026), di Asrama Haji Medan (Ahmed).
Maka, ujar H Zulkifli, sejak awal sudah diantisipasi dan disiapkan. Jika memang belum dapat di sini, langsung datanya dikirim ke Arab Saudi sampai ke Madinah. Dan langsung dibagi.
“Alhamdulillah dengan adanya pembagian di Indonesia, terutama embarkasi ini, maka akan bisa dilihat siapa yang sudah dapat dan siapa yang belum,” urainya.

Tentunya, kata Zulkifli, hari ini yang belum punya kartu nusuq, sudah disampaikan di Madinah kepada syarikah, agar disiapkan di Madinah. Begitu sampai nanti di Madinah, lanjutnya, kemudian akan mendapatkan kartu Nusuq di sana langsung diaktivasi.
Ditambahkannya, berbeda dengan tahun lalu, tahun 2025, semua total dibagi fi Arab Saudi. Masih tak tahu apakah dia punya kartu Nusuq. Dengan adanya pembagian di tanah air, siapa yang sudah dikirim bisa dibagikan langsung. Tetapi yang belum, katanya, akan disiapkan nanti ketika sampai di Madinah.
“Ini akan diproses supaya memang benar-benar sudah siap untuk diberangkatkan. Jadi enggak perlu ada kekhawatiran lagi. In Syaa Allah aman,” tandasnya.
Sebelumnya, dalam kesempatan itu, H Zulkifli juga menyampaikan selamat datang kepada jemaah Calhaj Kloter 11 yang baru memasuki Ahmed. Menurutnya, jemaah yang sudah menjejakkan kaki di Ahmed, maka sudah saatnya diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Hanya saja, imbuhnya, tinggal proses akhir nanti ada pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang, kemudian pembagian password, pembagian kartu nusuq. Bahkan ada pembagian uang sebesar 750 Riyal. (bees/psc)






