Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Kontraktor Pulangkan Rp1,4 M Buntut Atap Bangunan Kejari Medan Ambruk

PORTALSWARA.COM, Medan — Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perkim telah menindak pelaksana pembangunan gedung Kejari Medan. Kontraktor pulangkan Rp1,4 M buntut atap bangunan yang roboh.

Tindakan ini dilakukan karena berdasarkan penelitian bangunan roboh tersebut memang melanggar dan menyimpang dari spek bangunan yang disepakati dalam kontrak.

“Kontraktor telah kita berikan hukuman dan sanksi berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni kita putuskan kontraknya. Kemudian nilai bangunan kita nilai nol atau loss serta kontraktornya kita wajibkan membayar dan mengembalikan DP,” jelas Kadis Perkim Medan, Endar Sutan Lubis, Senin (21/11/2022) di Medan Club.

Menurut Kadis Perkim, langkah ini diambil sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution, dimana kemarin beliau langsung meninjau bangunan yang roboh tersebut dan menegaskan untuk menindak kontraktor.

Dijelaskan Endar Sutan Lubis, kontraktor kita wajibkan mengembalikan DP sebesar 30 persen dan penagihan termin satu sebesar 20 persen. Jadi pihak kontraktor mengembalikan uang tersebut ke Kas Pemko Medan. Selain itu karena putus kontrak, dikenakan denda keterlambatan maksimum sebesar Rp90 juta rupiah.

“Pengembalian DP dan termin satu sebesar Rp1,3 miliar lebih ditambah denda maksimum sudah dikembalikan Kontraktor pada hari Jumat (18/11) kemarin. Jadi total uang yang telah dikembalikan Kontraktor ke kas Pemko Medan senilai Rp1,4 miliar,” sebut Endar Sutan Lubis.

Endar menambahkan, pihak kontraktor juga mendapatkan sanksi lainnya sesuai dengan peraturan pengadaan barang dan jasa yakni  perusahaannya masuk daftar hitam (black list).

Baca Juga :  Legislator Binjai Minta Pemko Berbenah Perbaiki Bantaran Sungai Pasca Banjir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *