Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Kubu Istana ‘Mumet’ Saksikan Gelombang Dukungan ke Anies Baswedan

PORTALSWARA.COM — Gelombang ‘tsunami’ dukungan ke Anies Baswedan bikin kubu Istana ‘mumet’. Kondisi ini terjadi dampak beberapa waktu terakhir kabar Anies yang mengalami “penjegalan” saat izin penggunaan ruang publik secara mendadak dicabut.

Bahkan, perihal ini pun telah dikonfirmasi NasDem selaku partai pertama yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres.

Melansir Warta Ekonomi, Jumat (2/12/2022), mengenai fenomena penghadangan laju Anies yang disebut sebagai kandidat terkuat di luar lingkar kekuasaan Jokowi, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun angkat suara.

Menurut Refly, fenomena dukungan yang mengalir deras ke Anies pada dasarnya membuat “puyeng” kubu istana terkait kelanjutan rezim mereka di 2024 nanti.

“Anies ini memunculkan dilema bagi kekuasaan hari ini menurut saya,” jelas Refly melalui kanal Youtube miliknya dikutip Kamis (1/12/2022).

Sebagaimana diketahui, kunjungan Anies ke beberapa daerah telah mengundang antusiasme yang besar dari masyarakat yang memberikan dukungan. Bahkan, kader partai koalisi pemerintahan sudah terang-terangan mengambil sikap untuk mendukung Anies.

Karenanya, Refly menganggap Anies memunculkan dilema bagi penguasa terkait sikap agar laju Anies tak sekuat sekarang ini. Sayangnya, menurut Refly hal itu belum terlalu berhasil.

“Dilemanya adalah dilarang tambah besar, tidak dilarang tambah besar juga,” ungkap Refly.

Refly pun mengingatkan agar penguasa tidak menggunakan kekuatan yan dimiliki demi menjegal sosok anak bangsa yang ingin mengikuti kontestasi Pilpres.

Baca Juga :  PKS Tak Masalah Demokrat Usung AHY jadi Cawapres Anies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *