PORTALSWARA.COM — Media sosial kembali heboh. Sederet kontroversi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu belum tuntas. Media sosial heboh lagi dengan Ponpes Al Kafiyah.
Ponpes yang saat ini belum diketahui terletak dimana, menampilkan video seperti melakukan gerakan salat, namun bukan seperti salat biasa.
Parahnya, seperti yang diunggah oleh akun media sosial Snack Video @maulana11, gerakan seperti salat berjamaah ini dipimpin oleh seorang imam perempuan.
Video yang berdurasi 39 detik tersebut, terlihat seorang perempuan berpakaian hijau dan bercadar memimpin tiga orang laki-laki yang menjadi makmumnya.
Didampingi itu, gerakan-gerakan salat tersebut juga dilihat oleh tiga orang perempuan lainnya lengkap dengan memakai mukenah.
Masih dalam unggahan video, nampak terlihat nama Ponpes Al Kafiyah terpampang jelas dibelakang makmum laki-laki yang sedang melakukan gerakan seperti salat.
Melansir sumeks.co, Selasa (27/06/2023), Ponpes Al Kafiyah “Pimpinan Guru Besar Ustadzah Umariyah”, begitu bunyi tulisan yang terpampang di dinding rumah tempat salat tersebut dilakukan.
Selain itu, dituliskan juga pamflet tersebut menerima pengobatan medis, menerima santri baru, mengajarkan semua ilmu.
Serta, yang paling mengejutkan ada sebuah tulisan bahwa bisa menghapus dosa.
Hal itupun dijadikan thumbnail oleh pengunggah bertuliskan “Gila! Pesantren Sesat Penghapus Dosa, Pertanda Kiamat Imam Salat Perempuan”.
Dari unggahan video lainnya juga dipertontonkan, diduga pendiri Ponpes Ustazah Umariyah nampak sedang memberikan ceramah kepada puluhan jemaah yang datang dari warga sekitar Ponpes.
Dalam ceramahnya, diduga ustadzah tersebut mengatakan kepada para jemaahnya yang menjamin untuk masuk surga dan menghapuskan dosa jika masuk Ponpes Al Kafiyah.
“Ayo ajak seluruh warga, anak-anak boleh, remaja boleh, orang tua boleh untuk ikut ajaran Ponpes ini dijamin masuk surga dan dihapuskan dosa-dosanya,” kata ustazah bercadar hitam tersebut memberikan ceramah kepada para jemaahnya.
Bahkan, perempuan yang mengaku dirinya Ustazah itu mengatakan boleh tidur bareng dengan yang bukan muhrimnya, nanti akan dilakukan ritual untuk menghapuskan dosa.
Sontak, video yang beredar di media sosial tersebut menjadi perbincangan hangat warganet yang menyimpulkan bahwa ajaran yang dilakukan oleh Ponpes tersebut adalah ajaran yang menyimpang.
Sebagian besar warganet berkomentar pedas, bahwa ajaran Ponpes Al Kafiyah adalah pertanda bahwa kiamat sudah semakin dekat, dengan banyaknya ajaran-ajaran Islam yang tidak sesuai dengan syariatnya.
“Astaghfirullah, dunia semakin rapuh dunia sudah berjalan kiamat bermunculan di sana sini yg menyesatkan pasukan dajjal sudah mulai bermunculan kuatkan akidah dan iman Islam kita,” tulis komentar akun @langlang*****.
Namun, tidak sedikit juga warganet menilai unggahan tersebut hanyalah dibuat-buat saja demi konten.
“jangan mencontohkan yg tidak di syariatkan oleh Nabi, itu namanya mengejek agama yang benar, hati-hati harus bertaubat yang menbuat konten ini jangan sampai kena ajab Allah,” tulis komentar akun @hasanah*****. (psc)












