PORTALSWARA.COM — Mandor Masjid Sheikh Zayed akhirnya siap untuk melunasi utang Rp145 juta kepada salah satu pemilik warung di Solo.
Sugiyantoro, Sunandar dan Guntur Mustofa, tiga mandor pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed siap melunasi utang Rp145 juta ke pemilik warung.
Dalam pertemuan yang difasilitasi PT Waskita Karya, Sabtu (18/03/2023), ketiganya mengaku siap untuk melunasi utang tersebut setelah kasusnya menjadi perbincangan publik.
Melansir Kompas.com, Senin (20/03/2023), sebelumnya, tiga mandor tersebut sempat menjadi perbincangan publik setelah mereka tidak membayar utang ke pemilik warung makan restu Bunda bernama Dian (38). Hal itu bermula dari pengakuan Dian bahwa tiga mandor awalnya berjanji membayar tagihan makanan setiap dua minggu, namun janji ini tidak dipenuhi sampai Masjid Sheikh Zayed dibuka untuk umum.
Minta maaf ke Gibran
Dalam keterangan resmi Waskita Karya, Minggu (19/03/2023), Sugiyantoro, Sunandar dan Guntur juga menyampaikan permintaan maafnya ke Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Mereka mengaku tidak memiliki maksud untuk membuat kegaduhan hingga masalah mereka menjadi perhatian putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
“Kami selaku mandor meminta maaf yang sebesar-besarnnya terutama kepada Wali Kota Solo Gibran sudah membuat kegaduhan seperti ini,” kata mereka.
Pemilik warung terima sisa pelunasan utang Sementara itu, Dian yang hadir dalam pertemuan dengan tiga mandor yang berhutang kepadanya mengucapkan terima kasih ke Gibran yang sudah membantu penyelesaian masalahnya. Dian yang hadir dalam pertemuan yang difasilitasi Waskita Karya juga menerima sisa pembayaran utang. Ia bersama Sugiyantoro, Sunandar dan Guntur Mustofa lantas menandatangani berita acara serah terima pembayaran sisa utang dengan disaksikan Project Manager Masjid Sheikh Zayed Solo, Adriansyah dan Corprate Secretary.
Di sisi lain, Director of Operation & CSHE Waskita Karya I Ketut Pasek Senjaya mengatakan, dirinya langsung meminta tiga mandor yang berutang kepada Dian untuk kembali ke Solo. Ia menyampaikan bahwa Sugiyantoro, Sunandar, dan Guntur Mustofa sudah bekerja di Gresik, Tangerang, dan Ambon selepas bekerja di Masjid Sheikh Zayed.
“Puji syukur sudah selesai dengan pembayaran secara langsung dan tanda tangan berita acara,” imbuhnya. (psc)






