Masjid At Toharul Hidayah Karang Tengah Kwala Bali Peringati Maulid, Tauladani Sifat Rasulullah

PORTALSWARA.COM — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) At Toharul Hidayah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Kwala Bali, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Selasa (10/10/2023).

Peringatan maulid tersebut dihadiri 250 orang warga dari Dusun I, II, III dan IV, Desa Karang Tengah.

Ketua PHBI Masjid At Toharul Hidayah, Halimi Toria, yang juga Ketua Panitia Maulid dan Ir Tohar Suhartono, Pembina Masjid At Toharul Hidayah, mengharapkan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar ini, jangan hanya sebagai momen memperingati dengan meriah saja. Jangan hanya diperingati saja, tetapi harus mentauladani semua apa yang Baginda Rasul perbuat, sejak ia lahir sampai dengan kehidupannya sebagai Rasul.

“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW kita harus mengetahui sejarah kelahiran Rasulullah. Kita sebagai umatnya juga harus mengetahui dan mengikuti apa-apa yang telah Rasul ajarkan. Umat Islam harus menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang harus dicontoh terhadap semua amal, sikap, tingkah laku dan perbuatan, lemah lembut tutur katanya serta sopan santun yang diajarinya. Kita harus jadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagi rule model dalam hidup dan kehidupan kita,” ujar Tohar Suhartono, Kamis (12/10/2023).

Sementara, Kepala Desa Karang Tengah, Kecamatan Kwala Bali, Kabupaten Serdang Bedagai, Maya Astuty, yang hadir dalam peringatan maulid tersebut menyatakan rasa syukur dan senangnya. Ia mengaharapkan agar peringatan hari besar Islam terus dimeriahkan di desa ini. Terutama di Masjid At Toharul Hidayah saat ini.

“Peringatan-peringatan hari besar Islam yang kita laksanakan paling tidak dapat memberikan motivasi serta menambah wawasan keimanan kita sebagai umat,” ujarnya.

Sebagai penceramah pada malam maulid tersebut adalah Ustad Chairul Amri yang menyampaikan panjang luas kisah-kisah Rasul yang harus dicontoh oleh anak-anak, orang dewasa, ibu-ibu dan juga kaum bapak. Dalam setiap peringatan maulid selalu hal hal tersebut dipaparkan.

Baca Juga :  Milad Kedua Masjid At Toharul Hidayah Karang Tengah Sergai Meriah

“Oleh karena itu sebagai umat Nabi Muhammad, kita jangan bosan-bosan untuk meniru apa yang sudah dicontohkan Baginda Rasul dalam kehidupannya. Perkuat kekompakan umat Islam yang pada saat ini terus berkembang termasuk di desa ini,” ujarnya.

Setiap umat Islam terutama anak-anak harus mengetahui sejarah nabi. Seperti ketika Ustad Chairul bertanya kepada anak-anak yang hadir pada malam peringatan maulid tentang pribadi Nabi, seperti kapan lahirnya, berapa anak-anak Nabi, siapa Bapak dan Kakek Nabi, semua pertanyaan ustad tersebut bisa dijawab anak-anak yang hadir.

“Luar biasa, Ini harus ditanamkan kepada anak-anak kita agar cinta kasih dan sayangnya kepada Nabi Muhammad terus tumbuh dan berkembang,” kata Ustad Chairul.

Maulid yang digelar pada malam itu menampilkan pembaca Al Quran Edy Karokaro, anak berusia 6 tahun dan pembaca terjemahannya Maya, cucu Pengurus Masjid Besar At Toharul Hidayah, Kakung. Setelah panjang lebar Ustad memaparkan kisah maulid, tepat sekira pukul 11.30 WIB, acara ditutup dengan pembacaan doa. (r/psc)