PORTALSWARA.COM — Prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti berhasil menangkap dua kaki tangan gembong OPM, Manfred Fatem, di tengah hutan Kampung Aisa, Papua Barat. Pasukan tempur Kodam Bukit Barisan melibatkan tim Mobile yang dipimpin Letnan Kolonel Inf Andhika Ganessakti dalam penangkapan mata-mata gembong OPM tersebut.
Menurut Letkol Inf Andhika Ganessakti, pasukan sedang melaksanakan patroli dan menemukan dua orang mencurigakan yang mengaku berburu. Setelah memeriksa ponsel keduanya, ditemukan bukti percakapan SMS dengan Manfred Fatem.
Keduanya mengaku sebagai kurir yang menyediakan logistik bagi OPM serta berperan sebagai mata-mata, memberikan informasi terkait aparat TNI-Polri di Kabupaten Maybrat.
“Anak buah saya pun tidak percaya begitu saja, mengingat jarak berburu mereka sudah terlalu jauh dari perkampungan,” kata lulusan Akademi Militer 2004 ARUPADATU.
Pasukan Yudha Sakti enggak kehilangan akal, telepon genggam kedua orang itu pun diperiksa dan ditemukan bukti percakapan melalui SMS antara mereka dengan si Manfred Fatem.
Melansir viva.com, Rabu (31/01/2024), kedua mata-mata tersebut, Williem Wakom (35 tahun) dan Dominggus Maomao, ditangkap dan diserahkan ke Polres Maybrat. Setelah penangkapan, pasukan Yudha Sakti berhasil menemukan markas OPM dalam hutan perawan. Kemudian menghancurkannya setelah upaya penyergapan yang mengakibatkan OPM melarikan diri ke dalam hutan. (psc)






