PORTALSWARA.COM — Kecamatan Medan Johor lakukan inovasi memanfaatkan sampah menjadi bernilai ekonomis. Penanganan kebersihan tersebut termasuk dalam program prioritas Walikota Medan Bobby Nasution.
Salah satu langkah yang telah dilakukan Bobby mewujudkan Medan bersih, di antaranya meminta Perangkat Daerah, termasuk kecamatan untuk melakukan inovasi dalam menangani kebersihan di wilayah.
Komitmen dan instruksi Bobby dalam penanganan kebersihan ini ditindaklanjuti Kecamatan Medan Johor lakukan inovasi yang memanfaatkan sampah bernilai ekonomis. Program inovasi ini dinamakan Pola Tersohor (Pengelolaan Sampah Tolong Menolong Johor Care).
Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe ketika dikonfirmasi di kantornya, Jumat (27/01/2023) mengungkapkan, guna mewujudkan program prioritas Walikota Medan Bobby Nasution dalam penanganan kebersihan. Selain melakukan kegiatan rutin pengangkutan sampah dari pagi hingga malam hari, Kecamatan Medan Johor juga memiliki inovasi dalam penanganan sampah.
“Inovasi yang kami lakukan dinamakan Pola Tersohor (Pengelolaan Sampah Tolong Menolong Johor Care). Dalam program ini kita ajak ASN, PHL dan Kepling untuk dapat mengumpulkan sampah yang bernilai ekonomis dan uang yang dihasilkan digunakan untuk pembayaran iuran Serikat Tolong Menolong (STM) Kecamatan Medan Johor,” kata Chandra.
Dijelaskan Chandra, setiap ASN, PHL dan Kepling yang ada di kecamatan Medan Johor itu merupakan anggota dari Serikat tolong-menolong (STM). Mereka setiap bulannya diwajibkan membayar iuran STM yang nantinya dimanfaatkan anggota STM untuk kemalangan, nikah ataupun pindah tugas dan pensiun. Hal ini juga telah diatur dalam AD/ART STM.
“Kita tidak mengutip uang iuran STM, akan tetapi diganti dengan sampah bernilai ekonomis yang mereka pilah di tempat tinggalnya. Iuran tersebut juga dimanfaatkan untuk anggota STM seperti kemalangan, nikah, pindah tugas ataupun purnatugas,” jelas Chandra.
Camat Medan Johor menambahkan, program Pola Tersohor ini sudah berjalan dari bulan Desember tahun 2022. Nantinya setiap bulan mereka akan menukarkan sampah yang dikumpulkan di kantor Camat ke pengepul. Terdapat juga tim yang mencatat jumlah sampah yang dibawa dan jumlah uang yang dihasilkan untuk pembayaran iuran STM.
“Inovasi Ini merupakan upaya kita untuk mewujudkan program prioritas Wali Kota Medan dalam penanganan kebersihan, tentunya ini juga akan mengurangi sampah yang akan dibuang ke TPA,” ujar Chandra.
Menurut Chandra, melalukan Pola Tersohor ini kita juga ingin menggugah semangat jajaran Kecamatan Medan Johor untuk terus menjaga kebersihan minimal di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu melalui program ini kita juga mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan baik itu ke sungai maupun parit.
“Antusias jajaran mengumpulkan sampah semakin terlihat. Karena mereka tidak terbebani lagi membayar iuran. Tidak ada batasan berapa jumlah sampah yang dibawa, sebanyak – banyaknya pun boleh dan semakin baik,” sebutnya.
Chandra menyampaikan program Pola Tersohor ini akan diterapkan juga di lingkungan khususnya kepada masyarakat. Artinya perkumpulan yang ada di tengah masyarakat diajak untuk mengumpulkan sampah bernilai ekonomis seperti ini. (psc)






