Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Menko Airlangga Dorong Inovasi Desa Wisata

PORTALSWARA.COM, Jakarta – Di tingkat global, sektor pariwisata Indonesia mengalami peningkatan ranking, berada di atas negara tetangga.

“Kita bersyukur pariwisata Indonesia menurut World Economic Forum naik pesat. Hanya dalam waktu 18 bulan, peringkat wisata Indonesia melesat ke urutan 32, dari sebelumnya di urutan 44,” ungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara Malam Anugerah Desa Wisata 2022 bertajuk “Indonesia Bangkit”, Minggu (30/10/2022).

Pernyataan Airlangga di acara yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenko Perekonomian, yang diunggah Senin (31/10/2022).

“Untuk pertama kalinya Indonesia berada di atas Malaysia, Thailand dan Vietnam dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2021,” sambungnya.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, peningkatan indeks sektor pariwisata ini menjadi bukti perekonomian Indonesia resilien. Sehingga mampu tumbuh di atas 5 persen selama 3 kuartal terakhir, dan diiringi dengan tingkat inflasi yang masih terkendali, meski di tengah lonjakan inflasi di berbagai negara.

Sedangkan dari sisi konsumsi, papar Airlangga, daya beli masyarakat masih solid dengan Indeks Keyakinan Konsumen dan penjualan eceran yang masih terjaga pada September 2022.

Karena itu, Airlangga turut mengapresiasi kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta seluruh stakeholder terkait atas capaian-capaian tersebut.

Dia memastikan Pemerintah akan terus mendorong pariwisata menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan penerimaan devisa dan menyerap tenaga kerja.

Baca Juga :  Pramugari Ini Bikin Rugi Maskapai Rp1,4 Miliar di Hari Pertama Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *