Nikita Mirzani Bilang Dito Mahendra yang Diburu KPK Ada di Medan

PORTALSWARA.COM — Nikita Mirzani bilang Dito Mahendra yang diburu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keberadaannya sedang ada di Kota Medan.

Nikita mengungkap keberadaan Dito Mahendra, saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. KPK minta laporan langsung dari Nikita Mirzani bilang Dito Mahendra ada di Medan.

“Bila mengetahui keberadaan saksi tersebut, silakan sampaikan langsung kepada KPK,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (11/01/2023).

KPK, sambung Ali, terbuka akan informasi tersebut. Ali pun meminta Nikita melapor melalui Call Center KPK ataupun kanal lain.

“Kami sangat terbuka menerima segala informasi dimaksud melalui sarana yang ada seperti call center 198 ataupun kanal-kanal lainnya yang telah KPK sediakan,” jelasnya.

Informasi mengenai keberadaan Dito Mahendra sebelumnya diungkapkan Nikita Mirzani lewat akun Instagramnya. Nikita menyebut Dito sedang berada di Medan.

“Lapor bapak2 Di @official.kpk dito mahendra skrg posisi nya Di medan Laporan selesia,” tulis Nikita Mirzani, Rabu (11/01/2023).

Dito Mahendra Dicari KPK
Melansir detikNews, Kamis (12/01/2023),
KPK diketahui sedang memburu Mahendra Dito S atau Dito Mahendra. Keberadaan Dito dicari KPK lantaran kesaksiannya dibutuhkan dalam kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi.

Pencarian ini dilakukan usai upaya pemanggilan yang dilakukan KPK kepada Dito tidak membuahkan hasil. KPK telah melayangkan tiga kali panggilan terhadap Dito. Namun, saksi kasus TPPU itu belum juga memenuhi panggilan.

Panggilan pertama dilayangkan penyidik KPK pada 8 November 2022. Kemudian, pada 21 Desember 2022, KPK kembali memanggil Dito. Namun, dua panggilan itu tidak diindahkan Dito.

KPK pun tidak menyerah. Pada 5 Januari 2023, KPK kembali melayangkan panggilan kepada Dito. Lagi-lagi Dito mangkir dari panggilan KPK.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Bilang Begini Soal Fitnah Cristian Gonzales

Panggilannya tak digubris, KPK pun berupaya mendatangi kediaman Dito sesuai dengan data kependudukannya. Namun, Dito tak ditemukan. (psc)