Palestina Gagal Meraih Anggota Penuh PBB Setelah Veto AS

PORTALSWARA.COM — Usaha Palestina untuk memperoleh status anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah gagal setelah Amerika Serikat memveto resolusi Dewan Keamanan Kamis (18/04/2024) malam.

Rancangan resolusi yang diajukan oleh Aljazair, yang merekomendasikan keanggotaan penuh bagi Palestina, mendapat 12 suara mendukung, dua abstain dan satu menentang.

Kecaman tajam dari Otoritas Palestina mengarah kepada AS, menyebutnya sebagai “agresi” yang memperdalam jurang di Timur Tengah. Pernyataan dari kantor pemimpin Palestina Mahmoud Abbas mengecam kebijakan AS sebagai “perang genosida terhadap rakyat kami.”

“Kebijakan AS mewakili agresi terang-terangan terhadap hukum internasional dan dorongan untuk melakukan perang genosida terhadap rakyat kami… yang mendorong kawasan ini semakin jauh ke tepi jurang,” kata kantor pemimpin Palestina Mahmoud Abbas dalam sebuah pernyataan.

Rancangan resolusi ini menjadi salah satu yang terpendek dalam sejarah Dewan Keamanan, dengan konten yang merekomendasikan kepada Majelis Umum untuk menerima Palestina sebagai anggota PBB. Namun, dengan hak veto AS, upaya ini menjadi buntu.

Sementara itu, Palestina telah meminta agar permintaan status anggota penuh PBB mereka yang diajukan pada 2011 dipertimbangkan kembali. Ini terjadi di tengah perang di Gaza.

Melansir CNBC Indonesia, Sabtu (20/04/2024), Palestina telah menjadi Pengamat Tetap di PBB sejak 2012 setelah status pengamat di Majelis Umum. (psc)

Baca Juga :  Arab Saudi Bangun Kapal Pesiar Pangeos Terbesar di Bumi