PORTALSWARA.COM — Pengacara Brigadir J tolak tegas tawaran dolar yang bernilai miliaran. Kamaruddin Simanjuntak disebut-sebut sempat ditawari uang dolar bernilai miliaran untuk menutup kasus Ferdy Sambo.
Hal tersebut disampaikan oleh Martin Simanjuntak yang juga Pengacara keluarga Brigadir J.
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak diketahui didatangi oleh oknum berbintang yang ingin melakukan penawaran.
Tawaran yang dilakukan yakni memintanya untuk mendamaikan antara pelaku pembunuhan dengan keluarga Brigadir Yosua.
Namun Kamaruddin Simanjuntak tidak menerimanya. Karena saat itu pun siapa pelaku pembunuhannya belum diketahui secara pasti.
Sedangkan, Kamaruddin Simanjuntak tidak percaya jika hanya Richard Eliezer yang menjadi pelaku pembunuhannya.
Untuk melancarkan perdamaian tersebut, oknum berbintang itu pun sampai menyodorkan dollar yang bernilai miliaran rupiah. Pengacara Brigadir J tolak tegas tawaran itu.
“bahkan katanya sudah disiapkan sejumlah gambar-gambar Presiden Amerika itu sebagai tanda itikad baik, cuma Bang Kamaruddin nggak mau terima, karena buat apa diterima kan orang nggak ada urusan kok, kok jadi kita yang dibayar ini kan kita murni bekerja,” ujar Martin yang dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Kamis (2/2/23).
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kamaruddin Simanjuntak selaku Pengacara Brigadir Yosua.
Kamaruddin mengaku akan membantu mempertemukan antara pelaku dengan keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Dengan catatan duduk perkaranya sudah jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi.
“Juli 2022, waktu itu saya katakan tolong luruskan dulu duduk soal perkaranya soal tawaran-tawaran saya itu akan saya bantu, saya pertemukan dengan orang tua Brigadir Yosua kan begitu,” ujar Kamaruddin yang dikutip dari kanal YouTube MetroTv.
Melansir ayojakarta.com, Kamis (02/02/2023), sayangnya pihak Ferdy Sambo hanya berfokus pada bagaimana perkara ini ditutupi dan tidak terungkap.
Sehingga hal tersebut pun tentu ditolak oleh Kamaruddin Simanjuntak.
“Tetapi mereka fokus bagaimana supaya perkara ini ditutupi dan tidak terungkapkan begitu maka saya tidak setuju,” ujarnya.
Mengaku mendapat tawaran uang yang fantastis namun memilih menolak karena ia tidak ingin memakan uang haram.
“Saya bukannya tidak suka uang tapi saya tidak mau menikmati uang kejahatan karena itu bertentangan dengan sumpah jabatan saya sebagai Advokat,” ungkap Kamaruddin. (psc)






