PORTALSWARA.COM — Politisi Partai Gerindra Joko Basuki SH mengatakan, menghormati sesama apalagi yang lebih tua harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena tidak hanya dalam aturan agama, aturan kebudayaan pun melarang sikap dan perkataan tidak sopan. Harus menghormati sesama.
“Setinggi apapun jabatan, jangan sampai terlena dan lupa diri, apalagi membeda-bedakan status sosial dengan memandang rendah orang lain,” ungkap Joko kepada wartawan saat bincang-bincang di kediamannya di Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, Minggu (27/08/2023).
Menurut Anggota Komisi B DPRD Binjai ini, pendidikan maupun agama telah mengajarkan tentang nilai-nilai dasar prilaku secara umum diakui sebagai norma yang harus dipatuhi.
Selain peraturan norma hukum tersebut biasa disebut etika. Dan etika dalam arti sempit sering dipahami masyarakat sebagai sopan santun.
Sedangkan etika secara umum/luas adalah suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berprilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk.
“Etika merupakan suatu ilmu tentang kesusilaan dan perilaku manusia di dalam pergaulannya dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan tentang tingkah laku yang benar,” paparnya.
Dengan kata lain, ujarnya, etika adalah kewajiban dan tanggungjawab moral setiap orang dalam berprilaku di masyarakat. Dalam hal ini etika memiliki sudut pandang normatif. “Dimana objeknya adalah manusia dan perbuatannya,” terang Joko.
Lebih jauh dijelaskannya, pengertian etika adalah suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan, serta pijakan kepada suatu tindakan manusia.
“Apalagi saya selaku anggota dewan, tentunya prilaku dan nilai-nilai etika serta norma tetap kita jaga. Mari kita sebagai mahkluk manusia yang beragama, hormatilah sesama apalagi orang yang lebih tua dari kita,” terang Joko Basuki. (psc)
Anggota DPRD Binjai Komisi B Fraksi Gerindra Joko Basuki SH saat menyambangi warga (portalswara.com/Syahril)












