Rahasia Harmonis Wanita Poliandri Kerap Mandi Kembang Tengah Malam

PORTALSWARA.COM — Kerap mandi kembang tengah malam menjadi rahasia harmonis seorang wanita Poliandri satu ini.

Bukan hanya poligami, tapi poliandri juga ramai terjadi. Praktik poliandri sering saja ditemukan di beberapa daerah, seperti halnya kisah Siti. Kisah Siti yang viral gegara berani bersuami dua alias poliandri.

Paktik poliandri sendiri yaitu memiliki suami lebih dari satu orang. Siti lalu menjelaskan rahasia tetap harmonis meski memiliki dua orang suami dan tinggal serumah. Sesuai dengan penjelasan kedua suami, ternyata Siti kerap mandi kembang tengah malam dengan menggunakan air dingin dan campuran kembang.

“Masa malem-malem mandi pake air dingin, pake kembang juga,” ujar Abdul menceritakan heran.

“Kan harus mandi dulu atuh, kalo mau begitu mah,” ujar Siti membantah pertanyaan suaminya. “Harus pake kembang?,” tanya Abdul menegaskan.

“Iya, harus itu mah,” pungkas Siti.

Menariknya, mereka bertiga hanya memiliki dua kamar tidur, sehingga Siti harus bergantian mendatangi kamar yang berbeda bila suaminya meminta jatah.

“Setiap malam teh bergiliran gitu. Yang satu udah tidur, yang satu belum. Jadi gitu,” ujar Siti.

“Enggak pernah, kalo bareng teh gimana atuh tidurnya,” papar dia lagi.

Kisah itu diliput dalam tayangan Youtube Ki Bungsu Kawangi dengan judul “Ibu Haji Cantik Memiliki Dua Suami Tinggal Serumah Tetap Harmonis” yang diunggah pada 18 April 2023.

Melansir Viva Bandung, Sabtu (27/05/2023), Ki Bungsu Kawangi pun mengakui apa yang dilakukan pasangan suami dan istri itu tidak masuk akal.

“Ini kalo dibilang gak masuk akal, gak masuk akal lah. Seorang pria aja, memiliki istri dua dan akur, itu susah. Lah susah kan satu aja udah ribet, lah ini suaminya dua, satu tempat tidur, akur,” ujar Ki Bungsu Kawangi.

Baca Juga :  Ucapan Daniel soal Roh Jahat di Patung Memicu Reaksi Netizen

Hal ini memancing rasa ingin tahu Ki Bungsu Kawangi. “Punya resep khusus atuh, saya mah kalo polosan mana mungkin,” ujar Ki Bungsu Kawangi.

“Sekarang mah gak ada yang polosan,” tutur Siti membantah.

Diketahui, Somad selaku salah satu suaminya menceritakan selama hidup bertiga serumah, mereka hidup harmonis dan rukun tanpa ada rasa iri dan cemburu pada salah satu pasangan.

Somad dan Abdul menjelaskan, terkadang mereka ingin melepas hubungan tersebut, tapi anehnya saat bertemu dengan Siti perasaan itu langsung hilang dan rasa cinta kembali muncul. Mereka bertiga mengaku mereka lah yang memaksakan diri untuk tinggal bersama meskipun mendapat penolakan dari warga.

Praktik poliandri yang mereka lakukan memang tidak lazim sehingga wajar bila ada warga yang merasa keberatan. Namun, mereka sempat diusir warga gegara praktik poliandri yang dinilai tak wajar di kampung yang disebut-sebut di kawasan Jawa Barat tersebut.

Pasalnya, Siti bersama Somad dan Abdul tinggal di satu atap dan mencari nafkah bersama. Mereka memiliki usaha warung kecil-kecilan dan warung bensin eceran. Siti dan kedua suaminya mengaku kerap hampir diusir oleh warga karena status mereka yang poliandri dan tinggal serumah.

“Ada warga mengaku kami mencemarkan nama kampung. Tapi da gimana lagi, ga punya tempat lain lagi,” ujar Somad. (psc)