PORTALSWARA.COM — Ribuan pelajar menampilkan kreativitasnya di acara Gebyar Pendidikan Kota Medan 2023.
Ribuan siswa-siswi PAUD/TK, SD dan SMP dari seluruh penjuru Kota Medan mengikuti Gebyar Pendidikan tahun 2023, yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, di Lapangan Benteng, Minggu (30/07/2023). Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan yang menampilkan keterampilan dan kreatifitas seluruh peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung seharian ini dibuka oleh Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Aspem Muhammad Sofyan. Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Unsur Forkopimda Kota Medan dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan serta stakeholder pendidikan.
Gebyar Pendidikan ini diawali dengan penampilan atraksi marching band dan Parade Busana daerah yang dibawakan oleh pelajar SD dan SMP. Selanjutnya siswa PAUD/TK menampilkan keahliannya dalam bermain alat musik angklung. Sedikitnya 200 siswa ikut memainkan alat musik tersebut.
Event ini juga disemarakkan dengan penampilan Tarian Kolosal Multietnis yang dibawakan 3.150 pelajar PAUD/TK SD dan SMP se-Kota Medan. Selain itu penampilan Panduan Suara binaan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution, juga ikut meriahkan event tersebut. Selain itu diisi juga dengan penampilan seni dan budaya
Walikota Medan Bobby Nasution melalui Aspem, mengatakan, pendidikan yang baik merupakan kata kunci dalam membangun sebuah bangsa, termasuk untuk membangun Indonesia. Oleh karena itu komitmen seluruh pihak harus mampu digerakkan untuk bisa bersama-sama berjuang memajukan pendidikan di tanah air. Artinya kerjasama semua pihak paling tidak akan mampu melibatkan lebih banyak pihak untuk secara bergotong royong dan berkolaborasi meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kreativitas dan inovasi dalam proses belajar mengajar para guru sangat menentukan dalam keberhasilan mereka melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada para siswa. Selain itu para siswa harus dipacu untuk mampu berfikir kreatif dan berimajinasi sehingga proses belajar mengajar akan terasa makin menyenangkan dan tanpa ada paksaan,” paparnya.
Menurut Aspem, kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkesinambungan guna memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang beragam kondisi dilapangan dan meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelajar.
“Kondisi real di lapangan tidak bisa didapatkan secara instan tanpa adanya acara seperti Gebyar Pendidikan. Selain itu masukkan dari masyarakat terkait kegiatan ini juga menjadi sumber informasi bagi Pemko Medan untuk senantiasa berinovasi dan menciptakan perubahan demi kemajuan kota Medan dari Sektor Pendidikan,” sebutnya.
Aspem menambahkan, Walikota Medan Bobby Nasution sampai saat ini juga telah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Medan melalui Dinas Pendidikan. Seperti pemberian bantuan untuk kesejahteraan para guru. Kemudian beasiswa bagi pelajar miskin di tingkat SD dan SMP dan bantuan perlengkapan sekolah berupa komputer.
“Pak Bobby Nasution juga memberikan bantuan seragam sekolah untuk pelajar miskin, bantuan sepatu untuk guru, bantuin buku gambar untuk PAUD dan bantuan mobiler berupa peralatan meja kursi untuk sekolah. Keseluruhan bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Medan,” ungkap Aspem.
Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan tahun kedua digelar. Pada tahun 2022 antusias peserta mengikuti gebyar ini sangat tinggi. Oleh karena itu di tahun 2023 ini digelar kembali. Sebab melalui event ini bisa menjadi sarana untuk mengeksplorasi kreativitas. Baik itu peserta didik, guru, kepala sekolah dan stakeholder pendidikan.
“Even ini kita harapkan menjadi event tahunan, guna menjadi etalase apa yang sudah dicapai dalam pendidikan, baik itu kurikulum maupun hal yang menyangkut kreativitas pelajar didalamnya,” jelasnya.
Laksamana menambahkan, perhelatan tahun 2023 ini diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti atraksi marching band, parade busana daerah, penampilan seni kebudayaan seperti penampilan alat musik angklung yang dibawakan anak-anak Paud dan TK serta Tarian Kolosal Multietnis.
“Pemutaran film pendek yang bercerita tentang pendidikan juga ada serta paduan suara binaan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution serta Bazaar Expo UMKM. Seluruh rangkaian kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik mulai dari PAUD/TK SD dan SMP se-Kota Medan,” ungkap Laksamana.
Laksamana menambahkan kegiatan ini menampilkan potensi seluruh pelajar yang ada di Kota Medan. Selain itu melalui kegiatan ini masyarakat Kota Medan juga dapat melihat bagaimana kualitas pendidikan. Bagi pihak sekolah, gebyar pendidikan dapat menjadi ajang promosi lewat kreativitas yang ditampilkan.
“Di malam hari puncak acara diisi dengan penampilan band pelajar dan seni budaya. Selain itu ada juga penyerahan hadiah bagi peserta yang telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Hadiah ini sebagai motivasi karena peserta didik telah menunjukkan kreativitasnya,” sebut Laksamana.
Kemudian Laksamana berharap seluruh peserta didik yang mengikuti bisa lebih percaya diri dan mempergunakan sarana ini sebagai ruang berinovasi dan berkreativitas.
“Gebyar Pendidikan ini sama seperti Gebyar Profil Pelajar Pancasila. Jadi melalui kegiatan peserta didik bisa lebih percaya diri dan mempergunakan event ini sebagai ruang berkreativitas. Selain itu menjadikan peserta didik beraktifitas positif agar terhindar dari kegiatan yang negatif,” pungkasnya. (psc)








