Sandiaga: Indonesia Butuh Hanya 17 Bandara Internasional

PORTALSWARA.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan pemangkasan drastis jumlah bandara internasional di Indonesia dari 34 menjadi hanya 17 bandara.

Keputusan ini, yang tertuang dalam Keputusan Menteri Nomor 31/2024, menandai upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memfokuskan layanan pada bandara-bandara utama.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyatakan, langkah ini bertujuan untuk melindungi sektor penerbangan internasional pasca-pandemi.

“Selama 2023, hanya sekitar 200 wisatawan mancanegara yang masuk melalui bandara di luar 17 bandara utama,” ungkapnya dalam konferensi di Jakarta Convention Center.

Sandiaga menegaskan bahwa fokus pada 17 bandara tersebut akan mendorong efisiensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif hingga 15-20%. Lima bandara yang menjadi prioritas utama, termasuk Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang, akan menjadi pusat penarik wisatawan internasional.

Berikut adalah daftar 17 bandara internasional yang diprioritaskan di Indonesia, sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (08/05/2024).

1. Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar, Aceh
2. Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara
3. Bandara Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatra Barat
4. Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Riau
5. Bandara Hang Nadim di Banten, Kepulauan Riau
6. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten
7. Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, DKI Jakarta
8. Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat
9. Bandara Kulonprogo di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta
10. Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur
11. Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
12. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, Kalimantan Timur
13. Bandara Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan
14. Bandara Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara
15. Bandara Sentani di Jayapura, Papua
16. Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
17. Bandara I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali

Baca Juga :  3 Kepala Kejari di Sumut Dimutasi

Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan wisatawan dan memacu pertumbuhan sektor pariwisata di seluruh Indonesia. (psc)