Silaturahmi Ramadhan Kejatisu dan Insan Pers, Harli Siregar: Sinergi Kejaksaan dan Media Harus Terus Dijaga dengan Baik

PORTALSWARA.COM — Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Termasuk kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“Karena itu, sinergi antara kejaksaan dan media harus terus dijaga dengan baik,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Dr Harli Siregar SH MH, dalam acara Silaturahmi Ramadhan 1447 H dan Buka Puasa Bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Insan Pers, Rabu (11/03/2026), di Aula Kantor Kejatisu, Jl AH Nasution Medan.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara lembaga penegak hukum dan media sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pers dia katakan, memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang berfungsi menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, serta menjadi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Harli juga menyampaikan, momentum Ramadhan, khususnya kegiatan buka puasa bersama, merupakan kesempatan yang baik untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat silaturahmi antara Kejaksaan dan insan pers.

“Penting menjaga integritas dalam penyebaran informasi. Insan pers diharapkan selalu mengedepankan prinsip verifikasi atau tabayyun sebelum menyampaikan suatu berita kepada publik,” paparnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Wakil Kepala Kejatisu Abdullah Noer Denny SH MH, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua SMSI Sumut Eris J Napitupulu, Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut Irfandi, Ketua Ikatan Media Online (IMO) Sumut HA Nuar Erde dan Ketua JMSI Sumut Rianto Aghly.

Dalam acara yang mengusung tema “Menebar Kebaikan dan Menjauhi Hoaks”, Harli juga menegaskan, penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat merugikan banyak pihak dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Dalam menyampaikan berita, penting untuk melakukan check and recheck serta konfirmasi agar informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Baca Juga :  Pernikahan Beda Agama Oleh Hakim Dilarang Mahkamah Agung

Lebih lanjut Harli menyampaikan, kebebasan Pers merupakan hal yang dijamin di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak boleh dibungkam.

“Namun demikian, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Harli juga mengungkapkan rencana Kejati Sumut untuk mendorong peningkatan kompetensi wartawan yang bertugas meliput di lingkungan Kejaksaan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kami berencana menggagas pelaksanaan UKW bagi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Kejati Sumut. Minimal satu kelas, bahkan jika memungkinkan hingga lima kelas. Ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing wartawan,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang profesional, sehingga informasi mengenai kinerja Kejaksaan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan berkualitas.

Harli juga telah menginstruksikan seluruh jajaran di Kejati Sumut agar terbuka dalam memberikan informasi kepada media, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Informasi adalah hak publik. Karena itu, jajaran Kejati Sumut harus terbuka kepada media. Selanjutnya rekan-rekan Pers dapat menyajikannya kepada masyarakat sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Harli juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut. Ia juga menegaskan kegiatan ini murni sebagai ajang silaturahmi tanpa muatan politik.

“Saya juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh rekan-rekan media. Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri, semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Menurut Farianda, Kajati Sumut telah membuktikan upayanya dalam pemberantasan korupsi. Salah satunya dengan menyita uang hasil korupsi baru-baru ini.

Baca Juga :  Tinjau Medan Islamic Center Zakiyuddin Harahap: Harus Dimakmurkan dan Dikelola Dengan Baik

“Selama lima tahun masa jabatan saya, baru Pak Harli Siregar lah yang mengundang kami para insan pers berbuka puasa bersama,” ungkapnya singkat.

Acara silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut juga dirangkai dengan memberikan bingkisan kepada anak-anak yatim. (bees/psc)