PORTALSWARA.COM — Perayaan Idul Fitri akan lebih bermakna jika semua umat muslim dapat memahami arti Ikhlas berbagi untuk bersedekah.
Rasulullah sendiri pernah membahagiakan seorang anak yatim yang menangis saat Idul Fitri dengan menjadikan anak tersebut sebagai anak beliau sendiri. Serta memberikan uang dan baju-baju yang bagus.
Selain itu ajaklah semua kaum muslim untuk menghitung zakat fitrah bersama-sama serta tuntun mereka belajar membaca doa berzakat. Libatkan mereka saat menyerahkan zakat kepada masjid maupun badan penerima zakat atau memberikannya langsung kepada kaum dhuafa didekat rumah.
Demikian dikatakan Ketua Forum Silaturahmi Umat (FSU) Sumut Ir Suseno Arto WP kepada wartawan, Selasa (25/04/23) malam, di kediamannya Komplek Berngam Binjai.
Dijelaskan Suseno, kebahagian kaum fakir miskin saat menerima bantuan akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.
Berikan pemahaman kepada mereka, berbagi kebahagiaan dengan sesama yang kurang mampu seperti ini merupakan sebuah kemuliaan lebaran.
“Berkumpul dan bermain saat Idul Fitri adalah suatu yang mengasyikkan bagi kita semua. Itulah salah satu cara menjalin silaturahmi. Kita bisa menjelaskan dengan bahasa yang dipahami oleh umat muslin, bahwa silaturrahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur juga,” paparnya.
Sambil silaturrahmi, katanya, biasanya juga saling bermaafan. Walaupun bermaafan tidak selalu harus dan hanya dilakukan pada saat hari raya.
Silaturrahmi ini juga dimaksudkan agar bisa semakin mengenali secara dekat siapa saja keluarga besar yang telah menjalin silaturrahmi.
Selain itu, bisa juga menggunakan perayaan Idul Fitri sebagai ”Golden Moment” dan menjadikannya sarana dalam mendidik keimanan.
“Mari kita jadikan pintu masuk yang menyenangkan dalam memasukkan nilai-nilai keislaman yang kita inginkan pada diri di hari raya Idul Fitri,” imbuhnya.
Dikatakannya, bercerita tentang bagaimana Rasulullah merayakan Idul Fitri juga bisa membantu menanggulangi masalah-masalah sehari-hari yang sering dihadapi.
“Kita bisa cerita tentang bagaimana Rasulullah selalu mandi sebelum berangkat sholat Ied dan memakai baju beliau yang terbagus. Kita juga bisa mengajak umat muslim ikut serta ke mesjid untuk membayar zakat fitrah. Sambil menjelaskan bagaimana zakat bisa jadi pembersih bagi orang yang berpuasa dari pembicaraan kotor dan perbuatan dosa dan sebagai makanan orang-orang miskin,” terang Suseno. (psc)












