Puluhan Personel Berseragam Loreng Datangi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Ada Apa Ya?

PORTALSWARA.COM — Puluhan personel berseragam loreng mendatangi Kasat Reskrim Polrestabes Medan. Puluhan personel berseragam loreng hijau hitam tersebut berjumlah sekitar 40-an. Ada juga yang berseragam preman.

Prajurit TNI ini datang sekitar pukul 14.00 WIB. Anak buah Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Daniel Chardin ini menuju lantai dua Gedung Sat Reskrim. Lantai dua diketahui merupakan ruangan penyidik.

Pantauan wartawan yang mengikuti, mereka berulang kali keluar masuk gedung sambil membanting-banting pintu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa tampak dikelilingi personel.

Mereka terlihat mengintimidasi Kompol Fathir, sambil mengucapkan kata-kata yang kurang patut.

Informasi awal, mereka mendesak agar Sat Reskrim Polrestabes Medan menangguhkan salah satu tersangka yang sudah ditangkap polisi. Namun belum diketahui pasti tersangka kasus apa.

Setelah digeruduk puluhan personel Kodam I/Bukit Barisan, akhirnya Polrestabes Medan membebaskan tersangka dugaan pemalsuan tanda tangan lahan PTPN II, di Kecamatan Percut Seituan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa membenarkan pria berkaos biru yang baru saja keluar dari gedung Sat Reskrim merupakan tersangka yang penahanannya ditangguhkan.

Namun, ia belum menjelaskan secara detail alasan tersangka itu dibebaskan oleh polisi. Apakah, karena adanya intervensi dari personel Kodam I/Bukit Barisan atau tidak.

“Iya benar (dia orangnya),” kata Fathir singkat sambil berjalan.

Melansir tribun-medan.com, Minggu (06/08/2023), setelah tersangka itu dibebaskan, tampak puluhan personel berpakaian loreng TNI itu satu per satu meninggalkan Polrestabes Medan.

Memang, sekitar pukul 16.00 WIB mereka sudah meninggalkan gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Tetapi, ternyata mereka belum membubarkan diri dan masih berada di areal Polrestabes Medan.

Sebelumnya, puluhan personel TNI sekitar 40 an, berseragam loreng hijau hitam dari Kodam I Bukit Barisan menggeruduk Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Baca Juga :  Kajati Sumut Harli Siregar Bekali Calon Jaksa Public Speaking

Mereka masuk dan mengepung Kasat Reskrim Polrestabes Kompol Teuku Fathir Mustafa di ruang penyidik lantai dua gedung Sat Reskrim.

Anak buah Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Daniel Chardin, ini datang sekitar pukul 14:00 WIB.

Pantauan di lokasi, mereka berulang kali keluar masuk ke gedung sambil membanting pintu masuk.

Terlihat, Kompol Fathir berdiri dikelilingi personel TNI berseragam loreng dan berseragam preman.

Mereka terlihat mengintimidasi Kompol Fathir, sambil mengucapkan kata tidak pantas.

Menurut informasi yang didapat, mereka mendesak agar Sat Reskrim Polrestabes Medan menangguhkan salah satu tersangka yang sudah ditangkap Polisi.

Salah satu pria diduga anggota TNI berpakaian preman terkesan mengancam akan menghancurkan Polrestabes Medan.

Kemudian, dia juga menyatakan tidak akan pulang sebelum kemauan mereka dituruti lantaran kehadiran mereka disebut perintah komandannya.

“Kami perintah komandan, kalau belum selesai, gak pulang. Kalau perlu diratakan saja ini,” kata salah satu pria diduga anggota TNI berpakaian preman, di lokasi, Sabtu (05/08/2023).

Sekitar pukul 16:00 WIB, puluhan personel TNI ini keluar bersamaan. Mereka keluar beriringan dari gedung Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Rico J Siagian yang dikonfirmasi terkait kedatangan sekitar 40 personel TNI ke Polrestabes Medan, mengaku dirinya belum mendapatkan informasi tersebut.

”Blm dapat info pak. Nanti kita cek. Tks,” kata Kapendam Kolonel Rico J Siagian. (psc)